Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Bujangan Kediri Bunuh Kakak-Adik di Waru dengan 32 Adegan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Satreskrim Polresta Sidoarjo menggelar 32 adegan rekonstruksi insiden meninggalnya dua korban kakak beradik, Dira Fani Anjani (20) dan DK (12), yang jasadnya diceburkan ke sumur oleh tersangka Heru Erwanto (25) di Desa Wedoro Kec. Waru Senin (6/9/2021) lalu.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar S Setjo mengatakan dalam reka ulang digelar untuk menggali motif yang telah dilakukan tersangka ini terhadap dua korban kakak beradik tersebut. “Dalam reka ulang tersebut, diperagakan langsung oleh tersangka sebanyak 32 adegan,” katanya.

Oscar memambahkan dalam reka ulang yang dilakukan oleh pwmuda asal Plosoklaten Kediri itu sudah sesuai dengan pengakuan awal tersangka atas insiden pembunuhan itu. Petugas memperoleh temuan baru yang nantinya akan ditambahkan ke dalam pemberkasan. “Tersangka mengakui jika ada motif dendam dalam perbuatan tersangka terhadap korban ini, karena cintanya ditolak,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal berlapis di antaranya, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun atau seumur hidup.

Tersangka juga terancam Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dan kekerasan, ancaman hukumannya penjara selama 15 tahun. Serta, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, ancaman hukumannya penjara selama 15 tahun. “Serta Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara,” tegasnya menutup. (isa)


Apa Reaksi Anda?

Komentar