Peristiwa

Buang Air Besar di Laut, Terseret Ombak, dan Meninggal

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga kawasan pesisir pantai Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya sesosok mayat laki-laki tua yang kondisinya sudah dalam posisi mengapung di laut depan Balai Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Tuban itu, Minggu (20/9/2020).

Pria tua yang ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di laut tersebut akhirnya diketahui bernama Kardi (68), warga Desa Kasiman, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Awalnya korban sedang bersantai di warung yang dekat dengan lokasi itu dan berpamitan pada pengunjung lain jika ingin buang air besar di laut.

Mayat pria tua yang terapung di luat tersebut pertama kali ditemukan oleh Jakfar, seorang sopir warga desa setempat yang kebetulan berada di sekitar lokasi kawasan pantai itu. Setelah mengetahui ada mayat yang posisi mengapung itu, Jakfar kemudian memberitahukan kepada Mulawan, yang kebetulan sedang mencari keberadaan korban lantaran lama tak kembali ke warung.

“Awalnya korban berada di warung bersama dengan saksi bernama Mulawan. Kemudian korban berpamitan kepada saksi itu untuk buang air besar di laut,” terang AKP Yoan Septi Hendri, Kasat Reskrim Polres Tuban saat dikonfirmasi terkait kejadian itu.

Setelah berpamitan itu, pria tua yang bernama Kardi itu langsung pergi ke arah utara yakni ke arah laut dengan meninggalkan topi dan sarungnya di warung milik Temu warga desa setempat. Karena tak kunjung kembali, saksi yang dipamiti oleh korban itu berusaha melakukan pencarian korban di sekitar pantai itu.

“Karena sarung dan topinya masih tertinggal di laut, saksi bernama Mulawan itu mencari korban di pinggir laut dan tidak menemukan korban. Namun, dalam waktu beberapa saksi bernama Mulawan itu diberitahu oleh Jakfar bahwa ada mayat yang mengapung di laut,” tambahnya.

Mengetahui kejadian tersebut, para saksi langsung melaporkan adanya penemuan mayat yang terapung di laut itu ke Polsek Bancar, Polres Tuban. Selanjutnya petugas kepolisian langsung datang ke lokasi kejadian perkara guna melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi terhadap korban serta kemudian melakukan evakuasi mayat pria tua tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tuhuh korban. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi dari TKP dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” papar Kasat Reskrim.

Sementara itu, belum tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan pria tua itu tewas dan mayatnya ditemukan mengapung di laut tersebut. Namun, diduga korban terpeleset dan kemudian tenggelam lantaran saat itu Kardi berpamitan ini akan buang air besar di laut. [mut/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar