Peristiwa

Brojo Tulungagung Santet Paling Mematikan di Indonesia

Malang (beritajatim.com) – Santet atau ilmu teluh paling mematikan ternyata ada di Jawa Timur. Santet bernama “Brojo” ini, ditengarai berasal dan dikembangkan dari daerah Tulungagung, Jawa Timur. Demikian kata Gus Idris Al Marbawy, Praktisi Supranatural sekaligus Pengasuh Ponpes Thoriqul Janah.

Pada beritajatim.com, Sabtu (11/7/2020) dini hari di kediamannya Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Gus Idris menuturkan banyak soal keberadaan ilmu santet di Indonesia.

Dari seluruh perjalanan spritual selama mengobati ribuan pasien non medis, Gus Idris menceritakan, sakitnya seorang pasien non medis ada banyak sebab. Pertama, pasien mengusik dan merusak keberadaan mahkluk gaib. Kedua, akibat santet, teluh atau guna-guna seseorang pada diri si pasien.

Selama menangani pasien yang terdeteksi terkena teluh, Gus Idris biasanya menanyakan data diri mulai dari nama pasien, nama kedua orang tua dan tanggal lahir si pasien.

“Secara pandangan mata, orang yang terkena santet itu cukup mudah dilihat. Ciri-cirinya mereka biasanya mudah melihat mahkluk gaib, mudah kerasukan dan merasakan sakit dibeberapa bagian tubuh. Pasien yang terkena ilmu hitam, biasanya akan dijaga oleh banyak jin atas suruhan dukun penganut ilmu hitam. Satu pasien yang terkena santet, dalam raganya bisa dijaga ribuan jin,” papar ulama muda yang aktif sebagai youtuber ini.

Menurut Gus Idris, dari ribuan pasien yang terkena ilmu hitam atau santet yang pernah ia tangani, siapa pun orangnya sangat mungkin terkena ilmu santet. Apalagi, satu dukun untuk menyakiti sasarannya, biasanya akan melancarkan serangan ilmu hitam yang ia gunakan secara keroyokan. “Dukun-dukun ini sukanya keroyokan. Jadi begitu dia menyerang musuhnya, selalu bersama-sama. Dan mereka ini (Dukun), akan selalu memonitor sasarannya setiap hari,” tegasnya.

Dari seluruh wilayah se Indonesia, ada tipikal ilmu hitam atau santet, yang cukup mematikan. Kata Gus Idris, jenis santet yang sangat berbahaya ini, dikembangkan oleh dukun atau penganut ilmu hitam dari Tulungagung. “Santet ini kan banyak ya, ada dari Banyuwangi, Banten, Cirebon, Kalimantan juga. Satu yang paling berbahaya dan mematikan menurut saya dari Tulungagung. Namanya Santet Brojo. Ini bisa membunuh sasarannya atau pasien dalam waktu sangat cepat,” bebernya.

Gus Idris melanjutkan, santet Brojo, digerakkan seorang dukun melalui bawah tanah. Dalam satu rumah, apabila santet Brojo sudah dikirimkan, bisa membunuh seisi rumah. “Saya pernah menangani pasien yang terkena santet Brojo. Santet ini tidak digerakkan melalui udara lagi, tapi lewat bawah tanah. Karena terlambat beberapa menit, sasaran dari santet Brojo akhirnya meninggal dunia. Karena memang pergerakkan santet Brojo di tanah sangat cepat, berbeda apabila dikirimkan lewat udara,” terang Gus Idris.

Meski sangat berbahaya, Gus Idris mengaku punya penangkal santet Brojo. “Penangkalnya ada, kita biasanya gunakan Sungai Rajah. Karena memang santet Brojo ini sangat mematikan dan setiap orang, bisa saja terbunuh,” tegasnya.

Gus Idris menambahkan, santet dari Tulungagung ini, akan semakin berbahaya ketika di campur dengan kekuatan ilmu hitam dari benua Afrika. “Ilmu hitam dari Afrika dan santet Brojo ketika digabungkan sangat berbahaya. Namanya santet Balasic. Sesorang yang terkena Balasic ini, tubuhnya menyerupai tengkorak hidup. Karena kekuatan santet Balasic ini akan menggerogoti tubuh seseorang,” Gus Idris mengakhiri. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar