Peristiwa

BPTD XI Jatim Instruksikan Keselamatan dan Kesehatan di Jalan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Hampir seluruh pengendara di jalan protokol khususnya di traffic light simpang lima Banyuwangi mendapat kejutan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XI Jawa Timur. Mereka mendapat bunga dan pamflet dari para petugas.

Selain itu, para pengguna jalan di Kota Gandrung ini juga mendapat masker secara gratis. Ini bagian dari sosialisasi keselamatan dan kesehatan bagi pengendara di tengah pandemi Covid 19.

“Hari ini kita melakukan sosialisasi keselamatan jalan di era new normal. Meski kita tidak bisa memberikan kesempatan interaksi dengan berdialog, tapi kita bisa interaksi langsung dengan pengendara,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan BPTD XI Jatim, Joko Pratomo, Senin (24/8/2020).

Pesan itu, kata Joko, tidak lain berupa bentuk ajakan dan imbauan kepada masyarakat agar disiplin berlalu lintas. Selain itu tetap menjaga protokol kesehatan selama masa new normal ini. Tagline yang diambil yaitu, ‘sayangi nyawa, suarakan keselamatan jalan’

“Kita bagikan flyer, kita menitipkan pesan-pesan kepada masyarakat tentang keselamatan dan menjaga kesehatan selama di jalan sehingga kita juga bagikan masker kepada pengendara,” ungkapnya.

BPTD juga memberikan beberapa panduan keselamatan dan kesehatan saat mengendarai motor maupun mobil. Di antaranya, memastikan tubuh dalam kondisi sehat, membawa kelengkapan surat berkendara seperti SIM dan STNK serta helm.

Termasuk panduan untuk selalu menjaga kesehatan saat mengendari kendaraan di masa new normal. Di antaranya, menjaga jarak, memakai masker, menyediakan handsanitizer maupun mencuci motor atau mobil dengan disinfektan.

“Untuk transportasi publik, harus mengenali rute perjalanan, hindari menggunakan barang berharga, waspada dalam setiap kondisi, memastikan turun di tempat yang ditentukan. Tetap perhatikan protokol kesehatan,” terangnya.

Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Bumi Blambangan terutama di era new normal. “Tertib berlalu lintas ini penting, apalagi saat ini kita tahu arus lalu lintas lengang bisa jadi banyak pengendara yang kebut-kebutan. Ini yang kita antisipasi,” ujarnya.

Secara khusus, pemilihan lokasi sosialisasi awal di Banyuwangi ini tidak lain karena daerah ini memiliki sarana transportasi yang cukup lengkap. Baik transportasi darat, laut dan udara.

“Banyuwangi ini kalau kita tau satu daerah di Jawa Timur yang memiliki cukup lengkap transportasinya. Apalagi daerah ini berbatasan dengan Pulau Bali, bahkan arus keluar masuk kendaraan maupun lalu lintas tidak lagi bersinggungan dengan kabupaten kota, tapi propinsi bahkan antar pulau,”

Di Banyuwangi, BPTD XI Jawa Timur melakukan sosialisasi di dua titik. Selain di simpang lima, juga dilakukan di traffic light sekitar Taman Sritanjung. Selain melakukan sosialisasi di jalan, BPTD juga melakukan interaksi melalui jaringan radio.

Rencananya, kegiatan serupa akan kembali dilakukan di seluruh daerah di Jawa Timur. “Kita setelan ini akan melakukan sosialisasi di Kabupaten Jember, berlanjut ke Madiun dan seterusnya menyeluruh di Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. (rin)

Ket : Kabid LLAJ Dishub Banyuwangi Hendra Lesmana (kiri) bersama Kasie LLAJ BPTD XI Jatim Joko Pratomo didampingi oleh Wakasatlantas Polresta Banyuwangi Iptu Junaedi saat sosialisasi keselamatan dan kesehatan jalan di Traffic Light Simpang Lima, Banyuwangi, Senin (24/8/2020). [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar