Peristiwa

BPCB Trowulan Kumpulkan Warga Penemu Benda Purbakala di Balai Desa

Malang (beritajatim.com) – Badan Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Jawa Timur bertemu dengan warga Desa Sekarpuro, Kabupaten Malang, untuk melakukan sosialisasi benda purbakala yang ditemukan di kilometer 37 proyek jalan tol Malang-Pandaan.

Pertemuan BPCB dengan warga dilakukan di Balai Desa Sekarpuro, Selasa malam (12/3/2019). Pertemuan ini juga dihadiri oleh perangkat desa dan polisi dari Polsek Pakis, Kabupaten Malang.

Kepala BPCB Trowulan Jawa Timur, Andi M Said mengatakan, sosialisasi perlu dilakukan agar warga tak melakukan pelanggaran sesuai Undang-undang no 11 tahun 2010 tentang cagar budaya. Dalam undang-undang itu warga dilarang mencari atau memperjual belikan benda purbakala.

“Barang siapa yang menemukan benda cagar budaya wajib melaporkan ke pihak desa. Jika tidak lapor selama 30 hari bisa dipidana,” kata Andi.

Andi menuturkan pelaporan untuk memudahkan pendataan benda cagar budaya yang ditemukan oleh warga. Pihak BPCB Trowulan juga bersedia memberikan ganti rugi sesuai harga barang antik dengan melihat nilai cagar budaya barang itu.

“Jadi misal ini mau diperjual belikan ke orang lain pun boleh asal dilaporkan. Jika tidak dilaporkan itu pelanggaran. Kami pun bersedia memberikan ganti untung asal nilai cagar budayanya memang dibutuhkan negara. Atau benda itu sebelumnya tidak ada di Museum,” tandasnya. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar