Peristiwa

BPBD Mojokerto Pasang Genset di DAM Spion

Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur memasang mesin genset pompa di DAM Sipon, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Pemasangan mesin genset pompa tersebut bertujuan untuk mempercepat pengurangan air di Sungai Watudakon.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto masih terendam banjir hingga, Sabtu (8/2/2020).

“Banjir di Desa Tempuran sudah masuk hari ke tujuh,” ungkapnya.

Masih kata Zaini, warga terdampak banjir luapan Sungai Watudakon banyak yang terserang penyakit. Petugas di lokasi juga sudah mulai kecapekan, sementara bencana yang ditanggapi petugas cukup banyak ini lantaran sejumlah bencana terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Mojokerto.

“Sehingga perlu penangganan yang cepat untuk mengatasi banjir yang merendam Desa Tempuran. Yakni dengan memasang mesin genset pompa agar bisa memompa air banjir dan dibuang ke Sungai Brantas. Sehingga kita minta bantuan BPBD Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Zaini menambahkan, petugas dari BPBD Provinsi Jawa Timur memasang mesin genset pompa dengan kapasitas 6.000 liter/detik di DAN Sipon, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Ini lantaran pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas juga belum ada Respon.

“Percepatan pengurangan air di Sungai Watudakon dengan cara pengurangan aliran dari hulu untuk dialihkan ke sungai lain sudah berjalan 3 hari. Namun hasilnya belum maksimal, sehingga kami perlu mintakan bantuan BPBD Provinsi Jawa Timur. Mudah-mudahan cara ini efektif,” tegasnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar