Peristiwa

BPBD Kabupaten Mojokerto Gelar Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Terdampak Banjir Tempuran

Anak-anak korban terdampak banjir Tempuran saat mengikuti kegiatan trauma healing di Balai Desa Tempuran. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan trauma healing, Sabtu (8/2/2020). Kegiatan trauma healing diberikan kepada anak-anak korban terdampak banjir Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan trauma healing yang di pusatkan di Balai Desa Tempuran tersebut, BPBD Kabupaten Mojokerto menggandeng Tim Dompet Dhuafa Jawa Timur, Saja Bhayangkara Polsek Gedeg, SAR Penanggungan dan pontensi relawan. Kurang lebih 90 anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tempuran menjadi peserta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, trauma healing tersebut digelar dengan menghadirkan narasumber dari Tim Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Saka Bhayangkara Polsek Gedeg. “Sejumlah materi diberikan kepada anak-anak korban terdampak banjir,” ungkapnya.

Materi trauma healing yang diberikan kepada anak-anak korban terdampak banjir Tempuran meliputi, edukasi informasi bencana banjir, edukasi bahaya pasca banjir. Yakni penyakit yang ditimbulkan pasca banjir. Dengan materi ini diharapkan agar anak-anak tidak bermain air di saat banjir tiba.

“Memulihkan psikologi anak-anak supaya bisa kembali ceria dan bahagia dan memberikan hadiah kepada anak-anak yang terdampak bencana banjir agar sedikit terhibur dan tidak stress akan adanya bencana banjir ini. Alhasil, antusiasnya anak-anak cukup tinggi dengan kegiatan ini,” katanya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar