Peristiwa

BPBD Kabupaten Mojokerto Catat Ada 296 Rumah di Desa Tempuran Terendam

Mojokerto (beritajatim.com) – Akibat luapan Sungai Avur Watudakon merendam Dusun Tempuran dan Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat ada 296 rumah terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, ada dua dusun di Desa Tempuran terendam banjir yakni Dusun Tempuran dan Dusun Bekucuk. “Di Dusun Tempuran ada 58 rumah terendam, sementara di Dusun Tempuran ada 238 rumah,” ungkapnya, Senin (4/1/2021).

Masih kata Zaini, total ada 296 rumah yang terendam di dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dengan ketinggian di dalam rumah mulai 15 cm sampai 35 cm. Air banjir juga merendam halaman Balai Desa Tempuran dengan ketinggian antara 35 cm sampai 45 cm.

“SDN Tempuran juga tergenang dengan ketinggian air antara 35 cm sampai 45 cm, gereja antara 40 cm sampai 50 cm, halaman Masjid Al Hikma antara 15 cm sampai 25 cm, jalan Dusun Bekucuk antara 35 cm sampai 45 cm. Sementara area persawahan dengan tanaman padi milik warga yang terendam kurang lebih 10 hektar,” katanya.

Zaini menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk mendirikan dapur umum di lokasi. Pihaknya juga koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mendirikan MCK darurat. Sementara dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mendirikan posko kesehatan.

“Kita buat SK Tanggap Darurat Bencana Hindrometeorologi dan Posko Tanggap Darurat. Kami juga berkoordinasi dengan TNI/Polri dan Satpol PP untuk pengamanan di wilayah terdampak serta dengan Destana dan Potensi Relawan untuk membersihkan sampah karena sampai saat ini banjir belum surut,” jelasnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar