Peristiwa

BPBD Jatim Lepas Keberangkatan Tim Relawan ke Waingapu dan Kupang NTT

Surabaya (beritajatim.com) – Selain membantu penanganan bencana gempa di Malang, Lumajang dan Blitar, bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) juga memantik keprihatinan sejumlah relawan untuk berjibaku membantu penanganan korban.

Salah satunya, ada sebanyak 23 orang relawan yang akan bertolak ke NTT pada Minggu (11/4/2021) pagi ini. Rencananya, mereka akan berfokus tugas di wilayah Waingapu dan Kupang, NTT.

Sebelum berangkat ke lokasi bencana, Sabtu (10/4/2021) sore kemarin, telah dilangsungkan upacara pelepasan di halaman Kantor BPBD Jatim, Jalan Letjen S Parman 55 Waru Sidoarjo.

Pemberangkatan para relawan itu dipimpin Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Gatot Soebroto dengan didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Sriyono dan koordinator tim, Tito Puspita Wibowo.

Gatot berpesan, agar setiap personel yang berangkat ke NTT hendaknya menjaga dengan baik kesehatannya, termasuk menjaga nama baik lembaga dan provinsi Jawa Timur. la juga menyampaikan bahwa kloter keberangkatan ini merupakan tahap yang pertama. Selanjutnya, juga berangkat kelompok relawan yang lain akan menyusul.

Untuk tim relawan tahap pertama ini, mereka terdiri dari Relawan Basarnas Semarang, YDSF Surabaya, Yayasan Al-Khoir Surabaya, Paguyuban Driver Bersatu (PDB) Jatim, Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) dan R-KomPAS (Rumah Komunitas Pecinta Alam se-Nusantara) .

Keberangkatan mereka juga dilengkapi dengan 1 unit Ambulance dan 1 unit kendaraan lapangan. “Rencananya, aksi relawan akan diprioritaskan pada assessment, penyisiran korban dan trauma healing,” kata Gatot.

Karena itu, selain membawa bantuan logistik, tim juga membawa alat bantu trauma healing, seperti boneka, mainan, dan buku cerita. [tok/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar