Peristiwa

BP Jamsostek : Ketua RT/RW Layak Mendapatkan Jamsostek Dari Pemkot

Surabaya (beritajatim.com) – Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, berjanji jika pihaknya akan memberikan akses BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) pada ketua RT dan RW di Surabaya jika anggarannya mencukupi.

Hal ini diungkapkan oleh Eri Cahyadi saat memberikan bantuan dan santunan secara simbolis pada ahli waris pegawai atau staf Pemkot Surabaya yang sudah tiada serta bantuan beras sebanyak 8 ton beras untuk pekerja dan serikat pekerja di Surabaya dari BP Jamsostek Kanwil Jatim.

Niatan Eri Cahyadi ini berawal dari laporan Deputi Direktur (Depdir) BPJAMSOSTEK Jatim, Deny Yusyulian yang datang memberikan bantuan beras maupun santunan berupa uang tunai senilai Rp 42 juta kepada 4 perwakilan ahli waris Linmas maupun Satpol PP yang sudah meninggal dunia.

“Kami sangat berterimakasih karena Wali Kota Surabaya sudah mendaftarkan semua karyawan ASN dan Non ASN Pemkot Surabaya di BP Jamsostek dan ini menjadi bentuk kepedulian Pemkot yang sangat luar biasa pada karyawannya. Pemkot juga bisa memberikan jaminan BP Jamsostek pada ketua RT dan RW karena mereka juga ujung tombak pemerintahan,” ungkap Deny pada Kamis (15/4/2021).

Deny juga menyebutkan jika petugas Pemilu serta semua karyawan BUMN dan BUMD harus mendapatkan jaminan BP Jamsostek mengingat pekerjaan mereka juga beresiko.

Bak gayung bersambut, ternyata perkataan Deny mendapat respon positif dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang mengaku baru saja menaikkan gaji untuk para ketua RT dan RW dan jika memungkinkan mereka juga akan mempertimbangkan pemberian BP Jamsostek.

“Jika anggarannya ada kenapa tidak, toh semua untuk warga kami. Apalagi ketua RT dan RW merupakan corong pertama pemerintahan ini,” ungkap Eri Cahyadi.

Kedatangan BP Jamsostek ke Balai Kota Surabaya sendiri selain memberikan santunan bagi keluarga ahli waris juga memberikan bantuan beras yang dikemas dalam kemasan 5 Kg an sebanyak 8 ton. Beras ini nanti akan dibagikan kepada para pekerja dan serikat pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 dan berbagi saat ramadhan.

“Bantuan ini adalah inisiasi dari 4 kantor cabang BP Jamsostek di Surabaya. Diantaranya adalah Cabang Rungkut, Tanjung Perak, Karimun Jawa serta Surabaya Darmo,” tambah Deny Yusyulian pada jurnalis.

Sementara itu Kepala BP Jamsostek Cabang Surabaya Rungkut, Rudi Susanto menambahkan bantuan kali ini cukup spesial karena hari buruh (mayday) juga bersamaan di bulan Ramdhan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan mendekatkan diri kepada masyarakat. Momen ini juga adalah langkah kepedulian BP Jamsostek membantu menanggulangi dampak Covid-19  kepada pekerja/buruh yang mengalami kesulitan dalam kondisi pandemi Covid-19 di Kota Surabaya,” tandas Rudi. [rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar