Peristiwa

Bocah Umur 10 Tahun Tenggelam di Sungai Urung-urung Ponorogo

Jenazah AA saat berada di rumah duka. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Warga Desa Patihan Kidul Kecamatan Siman Ponorogo dihebohkan dengan peristiwa tenggelamnya bocah laki-laki berinisial AA. Bocah berumur 10 tahun itu ditemukan tak bernyawa setelah ditemukan oleh tim BPBD Ponorogo dikedalaman 1,5 meter di sungai urung-urung desa setempat.

Menurut informasi yang dihimpun oleh beritajatim.com, peristiwa naas itu berawal dari korban dan ketiga teman lainnya mencari ikan di sungai urung-urung. Selanjutnya, korban mengajak temannya berenang.

Tak berselang lama, mereka berteriak minta tolong. Salah satu korban, MS (12) bisa menyelamatkan diri dan menolong teman lainnya. MS bisa menyelamatkan PD (6) dan GB (8).

“Menurut keterangan dari MS, dia berhasil menyelamatkan dua teman lainnya yakni PD dan GB,” kata Kapolsek Siman, Iptu Yoyok Wijanarko, Senin (6/8/2021).

Saksi MS bahkan melakukan tindakan pernafasan buatan kepada PD, dimana PD akhirnya muntahkan air dan bisa bernafas lagi. Setelah berhasil menyelamatkan PD, MS kemudian mencari korban AA, namu sayang sudah tidak kelihatan di permukaan air.

“Mereka yang selamat itu akhirnya meminta tolong kepada warga di lingkungan sekitar,” katanya.

Korban AA akhirnya ditemukam oleh tim BPBD Ponorogo dalam keadaan meninggal. Korban tenggelam di dasar sungai dengan kedalaman 1,5 meter. Korban kemudian diangkat dari sungai dan diperiksa oleh tim medis dan polisi.

“Usai diperiksa korban kemudian diserahkan ke keluarganya untuk dilakukan prosesi pemakaman di makam desa setempat,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar