Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Bocah Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya, Meninggal

Petugas saat mengevakuasi jenazah korban

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang bocah tenggelam di Sungai Kalimas samping Gedung DPRD Kota Surabaya pada Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Jasad bocah bernama Yaqin itu akhirnya ditemukan 30 menit usai dinyatakan tenggelam.

Menurut saksi mata, Yanto, awal mulanya terdapat 5 anak. Salah satunya berenang di sungai Kalimas. Ia pun sempat menegur kelima anak tersebut agar segera naik ke permukaan.

“Itu kelihatan renang. Bukan cari ikan. Jadi ada 3 renang, 2 nggak. Saya tanya bisa berenang nggak? Jawabnya bisa. Saya bilang, nek gak iso munggah ae (kalau nggak bisa naik aja) aku ngomong gitu,” ujarnya saat dikonfirmasi Beritajatim di lokasi kejadian.

Kemudian Yanto beranjak dari tempat tersebut. Menurut pengamatannya, Yaqin, bocah yang tenggelam itu berenang dan melawan arus.

“Saat saya mau kembali ke kantor, mereka teriak-teriak. Kutanya, opoo koncomu? Kelelep ta? (Kenapa temanmu? Tenggelam?), Jawabnya nggak apa-apa,” jelasnya.

Teman-temannya yang mendapatkan pertanyaan tersebut lalu lari ketakutan. Kemudian Yanto bertanya pada kakak Yaqin, yakni Zein. Berbeda dengan teman-temannya, Zein mengakui bahwa adiknya tenggelam sambil memasang wajah bingung.

“Waktu saya tanyai, ngaku kalo adeknya kelelep. Saat itu warga nggak ada yang bantu karena anak-anak cuma teriak kayak guyonan (seperti bercanda) dengan teman-temannya,” beber Yanto.

Menurut Yanto, bila teman-teman Yaqin meminta bantuan, pasti Warga akan memberi bantuan. “Seandainya minta tolong, pasti langsung kami bantu,” sesal dia.

Salah satu tim penyelamat, Widagdo, mengatakan bahwa jasad Yaqin ditemukan tidak jauh dari lokasi hilang. Berbeda dengan Yanto, Widagdo menjelaskan penyebab Yaqin tenggelam karena sandalnya jatuh.

“5 Anak itu main di sungai sisi timur jembatan. Di situ ada 1 orang, sandalnya jatuh terus mau diambil lagi,” jelasnya.

Penyebab Yaqin tenggelam, lanjut Widagdo, karena tidak bisa berenang. Kemudian, Yaqin yang tinggal di Kali Anyar gang 8 itu melawan arus.

“Akhirnya tenggelam,” imbuhnya.

Saat ditemukan, 3 teman Yaqin lari. Ketika tim rescue datang, tinggal Zain yang menunggu.

“Jasad Yaqin Ditemukan 0,5 meter dari tempat jatuhnya,” pungkas Widagdo. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar