Peristiwa

Bocah SD Korban Tertabrak KA Dhoho Luka Parah di Kepala

Malang (beritajatim.com) – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, kembali memakan korban jiwa, Senin (29/3/2021).

Tabrakan terjadi antara satu unit mobil Toyota Yaris N 1869 GX dengan kereta api Penataran Dhoho jurusan Surabaya-Blitar. Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Tamin (46), salah satu saksi mata yang ikut menolong korban, mengatakan, saat kejadian dirinya berada di depan rumah yang menghadap rel kereta api. “Saya ada di depan rumah, duduk menghadap rel. Dari jauh kereta sudah membunyikan klakson sebenarnya. Sementara posisi mobil, sudah maju mendekati rel,” terang Tamin, Senin (29/3/2021).

Pengemudi mobil Yaris, lanjut Tamin, sebenarnya ingin tancap gas melintasi rel. Namun karena jarak kereta sudah dekat, posisi mobil justru berada di jalur tengah perlintasan kereta dan akhirnya tertabrak. “Kalau tadi mobil berhenti, mungkin tidak sampai terseret. Kena serempet sedikit. Tapi karena mobil terus melaju, sampai tengah langsung ke tabrak,” ucapnya.

Mobil Yaris terseret hingga puluhan kilometer. Akibat kejadian itu, Nindya Valian Ramadani, korban meninggal dunia yang duduk di bangku kelas enam SD meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat peristiwa terjadi, mobil tersebut dikemudikan oleh sang ibu, Vina Anggraini yang juga warga Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung.

Diketahui, Nindya baru pulang dari sekolahnya di SDN 11 Sumberpucung. “Tadi tryout, terus dijemput ibunya. Warga Jatiguwi sini. Kadang kalau lewat bisa dari sini atau perlintasan yang sana,” beber Tamin.

Tamin menambahkan, bersama sejumlah warga ia sempat membantu korban keluar dari dalam mobil yang ringsek. “Korban meninggal dunia dilokasi karena luka parah dibagian kepala. Kalau ibunya, yang nyopir luka dibagian tangan tadi,” pungkasnya.

Menurut Tamin, perlintasan kereta api di Desanya memang tidak ada palang pintu. Ia berharap perlintasan kereta api seger di beri palang pintu. “Kalau kecelakaan kereta dengan mobil sangat sering disini. Biasanya tiap tahun ada kejadian seperti ini,” pungkas Tamin. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar