Peristiwa

BNPB Kirim Rp2,5 Miliar untuk Sewa Rumah Bagi Korban Gempa di Malang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dana tunggu hunian untuk korban gempa bumi di Malang.

Malang (beritajatim.com) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dana tunggu hunian untuk korban gempa di Malang. Masing-masing mendapat Rp1,5 juta total yang masuk kategori ini sebanyak 1.716 warga, semua dengan kerusakan berat.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rifai memberikan langsung ke Bupati Malang, M Sanusi dengan disaksikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Warga terdampak masing-masing dapat dana bantuan sebesar Rp1,5 juta selama tiga bulan. Sembari menunggu rumah hunian selesai dibangun pemerintah.

“Sudah dilakukan uji publik kerusakan berat ini antara lain di Kabupaten Malang sebanyak 1.716 unit. Dana tunggu hunian ini untuk mereka bisa menyewa rumah,” ujar Rifai, Rabu (28/4/2021).

Rifai mengatakan, selain untuk menyewa rumah dana itu juga bisa untuk kebutuhan sehari-hari. Dana bantuan akan ditransfer melalui rekening masing-masing korban. BPBD Kabupaten bersama Pemkab Malang yang bertugas melakukan pendataan kemudian dikirim ke BNPB.

“Untuk keperluan sehari-hari lah. Katakanlah numpang sama keluarga mereka juga punya modal. Agar tidak ada di pengungsian nanti ramai, kita masih pandemi Covid-19 itu sangat berbahaya sekali. Sehingga persyaratannya tadi bupati melalui BPBD setempat memberikan rekening ke kami, lalu menunjuk panitia pelaksana kegiatannya,” imbuh Rifai.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kemudian mendorong pemerintah daerah Kabupaten Malang dan Lumajang segera melakukan validasi. Terutama bagi kategori rusak ringan dan sedang. Sebab mereka tidak mendapat dana tunggu hunian.

“Saya minta para Bupati untuk bisa melakukan percepatan pencairan bantuan. Karena dana tunggu hunian ini hanya untuk rusak berat. Dimohon untuk rusak ringan dan sedang bisa juga segera mendapatkan,” tandas Khofifah. [luc/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar