Peristiwa

BMKG Juanda Surabaya: Hujan Lebat Intensitas Tinggi Masih Terjadi di Jatim

Foto: Ilustrasi Cuaca

Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika stasiun Juanda Surabaya sudah memperkirakan sebelumnya bahwa hujan lebat dengan intensitas tinggi terjadi di Nganjuk hingga mengakibatkan longsor.

Sementara untuk perkiraan hari ini di sejumlah wilayah akan dilanda hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang.

Hari ini potensi hujan di kabupaten. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Lumajang dan Bondowoso Siang-Sore day di area Surabaya. Sidoarjo, Kota Mojokerto, Gresk, Lamongan, Bojoneg Jombang, Nganjuk, Kab. Madiun, Kota Madiun, Trenggalek, Kab. Blitar, Kota Bitar, Kab. Ma Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, Pamekasa Sampang dan Sumenep.

Sementara itu Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) menerjunkan sebuah eskavator spyder yang lebih fleksibel melakukan proses pengerukan tanah di Desa Ngentos  untuk mencari 20 warga yang hilang akibat longsor.  Selain itu Basarnas menerjunkan 2 tim ke lokasi terjadinya longsor.

Hariadi Purnomo Kepala Pencarian dan Pertolongan Surabaya menjelaskan, dirinya sejak Minggu kemarin berada di lokasi kejadian.

“Kita terjunkan dua tim dari Sar Trenggalek dan Surabaya. Ada juga alat pengeruk yakni eksavator spyder dan ada alat berat lainnya yang masih dikirim ke lokasi,” jelasnya kepada beritajatim.com, Senin (15/2/2021).

Musibah tanah longsor ini terjadi di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Sebanyak 20 orang diinformasikan belum ditemukan setelah sejumlah rumah tertimbun tanah longsor, Minggu (14/2/2021) malam akibat hujan lebat dengan intesitas tinggi. (ted)

 



Apa Reaksi Anda?

Komentar