Peristiwa

Blak-blakan Keuntungan Pengusaha Menjaring Pemburu ‘Si Manis’ Saat Ramadhan

Surabaya (beritajatim.com) – Cak Peking (40) mempersiapkan buah melon dan agar-agar untuk memotong hingga memarutnya. Warga Mulyorejo, Surabaya ini sudah 10 tahun menjual es Oyen dan es Manado di komplek kos pegawai Galaxy Mall, Jalan Manyar Tegal. Berawal dari belajar sebagai pekerja restoran, ia mencoba melakukan trobosan dengan menjual es segar ini.

Terlebih, tempat tinggalnya hanya berjarak sekitar 2 km dari komplek pemukiman padat penduduk yang menjadi kos pegawai Galaxy Mall. Sehingga, ia pun mencoba mengais rejeki secara mandiri ini dengan sedirian. Saat ditemui beritajatim.com, ia menyebutkan suka duka menjual es musiman yang menjadi takjil untuk menu pembuka berbuka puasa.

Menurutnya Ia jualan hanya saat Bulan Ramadhan saja. Keseharian Cak Oyen sapaan akrabnya ini mengaku sebagai pekerja serabutan dari ojek onlone hingga menerima pesanan makanan. Namun saat ditanya kenapa jualan hanya saat puasa saja, ia mengaku jika omset jualan takjil ini berkali lipat dari pendapatan harian.

“Lebih suka jualan saat Ramadhan karena hasilnya bisa lebih dari dua kali lipat bahkan sampai tiga kalinya dari pendapatan jualan hari biasa,” bebernya, Sabtu (17/4/2021).

Mencari tempat strategis, waktu yang tepat dan jiwa ‘Bonek’ yang kental menjadikannya para pengusaha takjil atau jajan dadakan ini meraup untung besar. Bermodal Rp 300 ribu, bisa meraup untung Rp 500 ribu bersih sangatlah mudah.

Tak hanya cak Oyen, sebagai penjual makanan dadakan saat Ramadhan juga dilakukan oleh Yakik (40) ibu tiga anak yang sudah cerai ini juga mengaku memperoleh untung banyak.

Bagaimana tidak, jika sehari-hari ia mencari untung Rp 100 ribu saja butuh waktu pagi sampai sore buka warung. Namun, saat puasa begini, mencari untung dua kali lipat sekali pun cukup dengan jualan dua hingga tiga jam saja. Maka dari itu, ia mengaku tak pernah menlewatkan momentum Ramdhan untuk tidak jualan.

“Kalau saya sangat bersyukur karena Ramadhan memang membawa berkah. Jadi sesehat mungkin saya akan selalu jualan. Lunayan bisa buat lebaran di kampung,” ujarnya.

Suasana berburu lebaran memang mudah dicari di Kota Surabaya bahkan hampir setiap daerah merasakannya. Seperti yang terlihat para penjual makanan untuk berbuka puasa (takjil) merapikan dagangannya di kawasan Jalan Karang Menjangan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/4/2021). Pada Bulan Suci Ramadhan, penjual takjil musiman bermunculan dan menawarkan aneka makanan dan minuman serba manis.

Tak hanya di Karang Menjangan, Rungkut juga memiliki pusat kuliner jajanan khas berbuka puasa. Tepatnya di Jalan Rungkut Asri Utara I ini terlihat para penjual menjajakan jualannya di sepanjang jalan. Lebih dari 500 meter, atau bahkan ratusan penjual memajang dagangganya dari pukul 15.00 WIB hingga Magrib usai. [man/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar