Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Biaya RS Korban Kecelakaan di Tol Sumo Lebih dari Rp 20 juta, Ini Kata Wali Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Surabya Eri Cahyadi membesuk korban kecelakaan tunggal bus pariwisata PO Ardiansyah di RS Gatoel Kota Mojokerto, Senin (16/5/2022). Eri memastikan keadaan para korban yang merupakan warga Kota Surabaya tersebut.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, jika asuransi yang diberikan oleh Jasa Raharja maksimal hanya bisa mengcover korban luka sebesar Rp20 juta. “Tapi kalau warga Surabaya kan, kita cover dengan UHC. Semuanya warga Surabaya pasti ada BPJS,” ungkapnya.

Lantaran, lanjut Eri, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membayarkan iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sehingga secara otomatis warga Kota Surabaya sudah dibayar iuran BPJS Kesehatan oleh Pemkot Surabaya.

“Jadi tadi sudah saya sampaikan, bisa jadi setelahnanti lebih dari Rp20 juta, pakai top up-nya pakai BPJS. Ini sudah kita urus semua. Pasti ada (santunan lain), kalau warga Kota Surabaya pasti ada. Ini adalah cobaan, dihadapi dengan tenang, yakin dan ikhlas,” katanya.

Eri meminta kepada korban maupun keluarga korban selamat dan tewas kecelakaan tunggal bus pariwisata PO Ardiansyah di di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200 jalur A agar menyerahkan musibah tersebut kepada Allah SWT.

“Pasrahkan kepada Gusti Allah, dibalik semua kejadian ini pasti ada hikmahnya,” pungkasnya.

Ketika membesuk salah satu pasien yang masih berstatus anak-anak, Sakila (7). Korban meminta boneka Hello Kitty yang bisa dipeluk. Kepada Wali Kota Surabaya. Eri kemudian meminta stafnya untuk membelikan boneka tersebut.

Selain membesuk korban di RS Gatoel dengan tiga korban, Eri juga membesuk sejumlah korban di beberapa rumah sakit. Yakni di RS Emma Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ada empat korban dan RSI Sakinah Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar