Peristiwa

Bertemu Wartawan, Ini Harapan Dandim Mojokerto

Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto menegaskan, pihaknya memiliki program menyentuh masyarakat sangat banyak. Hal tersebut disampaikan saat silaturahmi dengan wartawan se-Mojokerto Raya di salah satu cafe di Kota Mojokerto.

“Kodim mempunyai program yang menyentuh masyarakat sangat banyak, Senin pembukaan TMMD di Canggu, Kecamatan Jetis yang mulai digelar 16 Maret 2020 sampai 14 April 2020. Dengan sasaran yang dikerjakan bersama masyarakat yakni pembuatan jalan di Canggu dan Mojo Lebak, rehab perpustakaan dan musala,” ungkapnya, Kamis (12/3/2020).

Selain itu, lanjut Dandim yang baru menjabat tiga bulan ini, program yang terkait dengan masyarakat setiap tahun digelar yakni, Rumah Tinggal Layak Huni (rutilahu). Tahun 2019, ada 430 rumah layak huni yang dikerjakan dalam waktu 1,5 bulan, sementara tahun 2020 sebanyak 500 rumah. Rutilahu dengan sasaran murni rumah masyarakat yang tempat tinggalnya perlu perhatian.

“Ada kreterianya, seperti rumah dinding papan. Anggaran kerjasama Kodam V Brawijaya dengan Provinsi Jawa Timur. Kodim tidak menerima anggaran tapi material, di lapangan Babinsa dibantu masyarakat dalam pengerjaannya. Sasarannya dibagi rata, Mojokerto Raya punya 20 koramil. Setiap koramil 20 sampai 30 rumah berdasarkan situasi dan kondisi,” katanya.

Program tersebut diharapkan tetap berlanjut di tahun berikutnya. Program lain yakni membantu Dinas Pertanian dalam rangka meningkatkan hasil mutu pertanian khususnya padi dan lain sebagainya, ada pendampingan kepada petani. Program lain masih banyak seperti memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa di Mojokerto raya.

“Meski Kodim belum punya bangunan sama sekali, kami tidak putus atas dengan kegiatan kami. Tetap kami laksanakan, apa yang menjadi permasalahan di Mojokerto raya menjadi permasalahan kita juga. Yang penting tugas kami membantu pemda termasuk terhadap rekan-rekan kepolisian,” jelasnya.

Program tersebut untuk kesejahteraan dan mengangkat kehidupan masyarakat, lanjut Dandim, yang prinsipnya harus dilakukan. Karena tugas Kodim 0815 Mojokerto yakni bersama-sama membantu masyarakat karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan semuanya.

“Selain itu juga ada program 500 jambanisasi di tahun 2019 kerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Lagi-lagi, Kodim 0815 Mojokerto tidak menerima anggaran, namun menerima berupa material. Ke depan kodim dengan media massa, kerjasama terus terjalin dan harapannya media tetap independen, memegang teguh kode etik jurnalistik dan menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Dandim mengajak untuk bersama-sama membangun serta memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di Mojokerto raya. Karena, tambah Dandim, apa yang dimuat di media massa akan sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar