Peristiwa

Bersepeda di Pingir DAM, Bocah Perumnas Tunjung Bangkalan Tengelam

Foto: ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) – Rayhan Ashar Pratama (11), warga Perumnas Tunjung, RT. 05/RW.10 Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, meninggal dunia karena tenggelam saat hendak mengambil sepeda temannya yang tercebur di DAM Tunjung, Senin (24/8/2020).

Kejadian itu bermula saat korban bersama dua temannya bermain ke SDN Tunjung 1 dengan membawa sepeda. Lalu, mereka pindah di sekitaran DAM Tunjung dan sepeda salah satu teman korban tercebur ke sungai. Dengan spontan, korban menceburkan diri ke sungai untuk mengambil sepeda tersebut.

“Korban lompat ke dalam DAM dengan maksud mengambil sepeda itu, sementara kedua temannya masih berada di atas,” ucap Kapolsek Burneh, Iptu Eko Siswanto.

Kedua teman korban yang menunggu di atas sungai curiga sebab korban tak kunjung naik ke permukaan. Keduanya lalu meminta tolong pada warga sekitar untuk mencari korban yang ada di dalam DAM. “Warga yang datang kemudian mencari korban dan menemukan bocah belasan tahun itu sudah tak bernyawa dengan kondisi perut kembung,” lanjutnya.

Lanjut Eko, korban meninggal dunia diduga kehabisan oksigen akibat terlalu banyak menelan air. “Perut korban kembung penuh dengan air DAM, sementara keluarga yang datang ke lokasi kemudian membawa ke rumah duka untuk dikebumikan,” tandasnya.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar