Peristiwa

Berkursi Roda, Kiai Lutfi Ahmad Berorasi dalam Demo Anti Omnibus Law

Jember (beritajatim.com) – KH Lutfi Ahmad, pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ulum, berorasi dalam aksi unjuk rasa ratusan orang buruh yang tergabung dalam Aliansi Anak Bangsa, di depan DPRD Jember, Jawa Timur, Jumat (9/10/2020).

Dengan berkursi roda, Lutfi mengeluarkan kecaman terhadap kebijakan Omnibus Law yang tak berpihak terhadap kaum buruh. Ia membacakan sejumlah poin kritis soal Omnibus Law. “Saya menuliskannya jam 10 pagi sebelum Salat Jumat;” katanya.

Lutfi mengatakan, sebelumnya sudah dimintai aspirasi oleh DPR RI sebelum UU disahkan. “Tapi tidak satu pun aspirasi kami yang masuk dalam klausul UU ini,” katanya.

Lutfi menjelaskan, salah satu poin yang dikecamnya dalam Omnibus Law adalah soal pengadaan tanah untuk kepentingan industri atau pengusaha. “Pengadaan tanah untuk Industri dapat dilakukan pengusaha atau pemerintah melalui pengajuan kepada pengadilan. Pengadilan berhak menetapkan harga tanpa mempertimbangkan harga pada umumnya,” katanya.

“Apabila orang (pemilik tanah) tersebut tidak mau menerima, orang itu dapat dihukum dengan tindakan kriminal menyerobot hak orang lain. Ini pasal krusial,” kata Lutfi.

Lufti menilai pasal ini merugikan pemilik lahan yang memiliki prospek ekonomi bagus. Menurutnya, pasal ini seperti pengadaan tanah di Uni Soviet waktu kepemimpinan Presiden Gorbachev. Pasal lainnya soal perburuhan. Pengusaha bisa mengirimkan surat peringatan pertama hingga ketiga tanpa tenggang waktu. “Ini merugikan kaum buruh,” kata Lutfi.

Setelah menyampaikan orasi selama kurang lebih 13 menit, Lutfi pun pamit pulang. Dengan diantar asistenmya, dia pun pergi dengan naik mobil. (wir/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar