Peristiwa

Berkeliaran, Anjal Diamankan Lalu Dipotong Plontos

Tuban (beritajatim.com) – Disinyalir keberadaannya sering menimbulkan keresahan dan juga mengganggu ketertiban umum, sebanyak tujuh Anak Jalanan (Anjal) diamankan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tuban yang telah melakukan kegiatan patroli.

Para Anjal yang diamankan tersebut kemudian dilakukan pendataan dan diamankan di kantor Satpol PP Tuban dan kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Tuban. Setelah tertangkap merekapun dirapikan dengan potong pendek dan disuruh mandi sebelum dikirim ke daerahnya, Senin (9/12/2019).

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, penertiban sejumlah anak jalanan atau kelompok anak punk itu dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat. Yang mana sebanyak tujuh anak punk yang masih berusia belasan tahun itu diamankan dari sekitar rest area Tuban.

“Dari hasil pendataan, satu anak berasal dari Kecamatan Kerek, Tuban. Sementara enam anak lainnya dari Kabupaten Grobogan dan Blora Jawa Tengan,” jelas Minto Ichtiar, selaku Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos P3A Tuban.

Sebanyak tujuh Anjal tersebut ditangkap petugas Satpol PP Tuban saat mereka keleleran di kawasan Rest Area Tuban pada Minggu malam. Ketika sudah sampai di kantor Dinsos Tuban, para anak jalanan yang sebagian besar cowok itu langsung potong gundul dan kemudian baru disuruh mandi.

“Setelah mereka melakukan bersih diri, kemudian dilanjutkan dengan dilakukan pembinaan,” tambahnya.

Sementara itu, setelah dilakukan pembinaan awal, sebanyak enam orang Anjal yang berasal dari luar Tuban itu akan kembali dikirimkam kedaerah masing-masing. Mereka akan diserahkan kepada pihak Dinsos yang berada di kabupaten mereka berasal guna dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Untuk yang dari luar Tuban akan kita kembalikan ke Dinsos tempat asal mereka. Kalau yang dari Tuban sendiri akan kita motivasi supaya ikut pembinaan di Bojonegoro atau Surabaya,” pungkasnya. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar