Peristiwa

Berkarya: Rekom Cabup Jember untuk Hendy Siswanto dari Tommy Suharto Tak Berlaku

Hendy Siswanto Cabup Jember 2020-2025

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Berkarya Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengakui kepemimpinan Dewan Pimpinan Pusat di bawah Jenderal Purnawirawan Muchdi Purwoprandjono.

Dengan demikian, segala hal yang berkenaan dengan pemilihan kepala daerah akan mengikuti petunjuk kepengurusan yang sah diakui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

Hal ini dikemukakan Ketua DPD Partai Berkarya Jember Mohammad Firdaus, Rabu (5/8/2020) malam. “DPP menganulir semua surat keputusan rekomendasi sebelum diterbitkannya SK Menkumham tersebut, dan yang akan berlaku adalah rekomendasi dari pengurus dengan SK terbaru Menkumham,” katanya.

Sebelumnya, sempat beredar di media sosial, foto surat rekomendasi pencalonan bupati dan wakil bupati Jember untuk duet Hendy Siswanto dan KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun dari DPP Partai Berkarya. Surat itu ditandatangani Ketua Umum Hutomo Mandala Putra alias Tommy Suharto dan Sekretaris Jenderal Priyo Budi Santoso, tertanggal 9 Juli 2020. Berkarya memiliki satu kursi di DPRD Jember.

Firdaus menyatakan belum pernah menerima langsung SK rekomendasi itu. “Saya malah tidak tahu terkait rekomendasi yang turun sebelum SK terbaru Menkumham ini. Saya hanya tahu dari teman-teman media. Jadi secara formal saya tidak dipanggil maupun diberitahu terkait SK rekomendasi kepada calon bupati tertentu,” katanya.

Namun, dengan disahkannya kepengurusan Muchdi di Berkarya, maka SK rekomendasi apapun yang ditandatangani Tommy Suharto otomatis teranulir.

Firdaus menyatakan, hingga detik ini, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Berkarya belum menandatangani SK rekomendasi untuk pencalonan bupati dan wakil bupati Jember. “Saya juga belum terkonfirmasi dan terinstruksi untuk mengamankan surat tugas,” katanya. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar