Peristiwa

Beri Semangat, Forkompinda Kabupaten Mojokerto Kunjungi Istri Almarhum ABK KRI Nanggala 402

Istri korban ABK KRI Nanggala 402, Serta EKL Ryan Yogie Pratama saat menerima rombongan Forkopimda Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto bersama Dandim 0815 takziah dan Kapolres serta istri ke rumah duka korban ABK KRI Nanggala 402, Sertu EKL Ryan Yogie Pratama di Perumahan Green Puri Residence Blok C nomor 12, Dusun Karang Tengah, Desa Sumber Girang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Tampaknya istri almarhum, Alma Hanayah (26) bersama sang buah hati Humaira (15 bulan) bercanda di depan rumah, Sabtu (1/4/2021). Meski di tengah kesedihan, istri almarhum tampak tegar dengan sesekali menenangkan sang buah hati yang rewel karena kantuk.

Rombongan Forkopimda disambut istri almarhum dan buah hati didampingi sang ibu. Rombongan Forkopimda langsung masuk rumah yang dibeli almarhum tahun 2019 lalu dan belum ditempati tersebut. Sekitar 1/2 jam, rombongan Forkopimda berbincang dengan istri almarhum.

Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto mengatakan, Forkopimda Kabupaten Mojokerto ke rumah duka ABK KRI Nanggala 402 sebagai wujud jika Pemerintah Daerah Mojokerto turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KRI Nanggala 402 tersebut.

“Harapan kami, keluarga tidak akan merasa sendirian. Kami setiap saat akan hadir untuk memberikan solusi kepada keluarga dan kami menganggap keluarga almarhum adalah keluarga kita bersama,” ungkapnya.

Kehadiran Forkompinda Kabupaten Mojokerto hadir ke rumah duka, lanjut Dandim, merupakan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terhadap keluarga yang ditinggalkan. Dandim berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan.

“Kami berharap, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan. Dan semoga almarhum yang digugurkan diterima kebaikan dan jasa-jasanya menjadi suatu ibadah berpahala di tangan Allah SWT. Dan semua dosa-dosanya diampuni Allah SWT,” harapnya.

Sementara itu, istri almarhum, Alma Hanayah (26) mengatakan, ia dan keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada Forkopimda Kabupaten Mojokerto. “Dandim, Kapolres, Bupati, Camat bahkan sampai kelurahan memberikan perhatian dan memberikan kami kemudahan dalam hal administrasi,” ujarnya.

Masih kata Alma, hal yang paling susah adalah administrasi dalam kondisi tersebut. Kemudahan dan perhatian tersebut benar-benar berhati bagi keluarga. Ia pun belum bisa memastikan apakah akan tinggal di Mojokerto, namun menurutnya rumah tersebut merupakan perjuangan suaminya.

“Lihat nanti, sambil berjalan. Maunya nanti gimana, selesaikan dulu rumahnya. Kasihan suami, kan ini merupakan suatu perjuangan untuk mempunyai rumah ini,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, rombongan Forkopimda Kabupaten Mojokerto memberikan bantuan berupa sembako dan sejumlah dokumen administrasi. Sekedar diketahui satu dari 53 Anak Buah Kapal (ABK) KRI Nanggala-402 gugur memiliki rumah di Mojokerto.

Sertu EKL Ryan Yogie Pratama yang merupakan operator sonar 1 kapal selam tersebut. Sertu Yogie memiliki rumah di Perumahan Green Puri Residence Blok C nomor 12, Dusun Karang Tengah, Desa Sumber Girang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Namun rumah yang dibeli pada tahun 2018 tersebut belum ditempati. Sertu Yogie merupakan pria kelahiran Palembang dan menjadi prajurit TNI sejak tahun 2011. Kemudian pada tahun 2016 melanjutkan pendidikan di kapal selam selama sembilan bulan. Sertu Yogie tercatat di Kesatuan Kapal Selam angkatan 51 tahun 2016.

Sertu Yogie menikah dengan Alma Hayana Hamid, perempuan asal Sidoarjo. Pasangan suami-istri ini baru dikaruniai seorang anak perempuan berusia 10 bulan. Istri Sertu Yogie mendaftar menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jakarta pada tahun 2020 lalu.

Saat ini istri Sertu Yogie berstatus PNS yang bertugas di Mabes TNI Jakarta. Sejak menikah, Sertu Yogie tinggal bersama mertua di Sidoarjo dan berencana menempati rumah yang sudah dibeli di Mojokerto bersama anak dan istrinya. Namun, rencananya gagal karena istrinya menjadi seorang PNS yang berdinas di Mabes TNI Jakarta. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar