Peristiwa

Beredar Kabar Hoax Malang Zona Hitam, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata.

Malang (beritajatim.com) – Warga diresahkan dengan pesan berantai di whatsApp yang menyatakan warga luar Kota Malang akan dikarantina selama 14 hari jika masuk daerah ini. Dalam pesan juga tertulis, peringatan ini merupakan imbaun Kapolresta Malang Kota.

Si penyebar hoax bahkan menyebut Kota Malang masuk zona hitam penyebaran Covid-19. Padahal faktanya, hingga saat ini Kota Malang masih zona oranye. Memang jumlah penambahan kasus dalam sepekan melonjak tajam. Namun, tidak ada kebijakan karantina untuk warga luar Malang. Dan statusnya masih zona oranye.

Menanggapi pesan berantai, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata menegaskan polisi akan menindak tegas pelaku pembuat kabar hoax. Polisi pun telah mengantongi identitas penyebar hoax.

“Sekali lagi, saya bilang, itu hoax. Saya tidak pernah membuat imbauan seperti itu, apalagi mengatakan Kota Malang masuk zona hitam, itu hoax. Kami sudah mengantongi identitasnya dan akan kami proses,” kata Leonardus.

Adapun bunyi pesan berantai itu adalah; “Pemberitahuan Buat Saudara2 smua..Untk Bsok mulai Tgl 15-25 Desember jangan Berpergian Dlu ke Kota Malang…Himbauan Bpk Kapolresta Malang …Siapapun yg Bukan Orang Malang..klo Ada yg Masuk Ke kota Akan Dikarantina selama 14 hri. Krn Malang masuk Zona Hitam skrg 🤦‍♂️🤦‍♂️.Mohon disebarkan Ke Tetangga dn Saudara2 Anda..atau Tmn2 terdekat Di grup Anda,” [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar