Peristiwa

Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Penghujung Tahun

Puluhan anak yatim berpose dengan Kades dan Perangkat Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Senin (28/12/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Senin (28/12/2020) adalah hari istimewa bagi puluhan anak yatim yang ada di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Jombang. Anak-anak yatim itu mendapatkan undangan khusus dari Kepala Desa (Kades) Tambar, Jawahirul Fuad.

Tentu saja, Balai Desa Tambar juga ditata sedemikian rupa untuk menyambut tamu istimewa tersebut. Tempat duduk ditata sedemikan rupa. Antara kursi satu dengan kursi lainnya diatur secara berjarak. Tempat cuci tangan juga disiapkan di pintu masuk balai desa. Protokol kesehatan semakin lengkap karena para undangan juga datang dengan memakai masker.

Kades Jawahirul menyambut hangat kehadiran anak-anak itu. Menyilakan duduk, lalu memberi ucapan selamat datang. Sebanyak 60 anak yatim hadir di balai desa. Kades yang menjabat dua periode ini mengambil tempat duduk di depan.

Acara inti kemudian dimulai. Para undangan dipanggil satu persatu ke depan. Kades Jawahirul  menyerahkan santuan kepada anak-anak yatim tersebut. Setiap anak mendapat uang dan beras 5 kg. Senyum bahagia pun mengembang dari bibir puluhan anak yatim.

Alhamdulillah, acara santunan ini berlangsung lancar. Di penghung tahun ini kita masih bisa berbagi kebahagiaan dengan anak yatim. Semoga apa yang kami lakukan bisa meringankan beban mereka di masa sulit ini,” kata alumnus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang.

Kades Tambar mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah memukul segala lini, tak terkecuali sektor ekonomi. Nah, untuk meringankan beban tersebut, Kades memberikan santunan kepada 60 anak yatim. “Masing-masing mendapatkan uang saku dan beras,” ungkapnya.

Potong Rambut Gratis

Potong rambut gratis di Balai Desa Tambar, Senin (28/12/2020)

Kebahagiaan anak yatim itu semakin bertambah. Karena selain mendapatkan santunan, anak-anak yatim juga mendapatkan bonus potong rambut secara gratis. Dalam hal ini, Pemdes Tambar bekerjasama dengan PAC (Pengurus Anak Cabang) Ansor Jogoroto dan PC (Pengurus Cabang) Ansor Jombang.

Adalah Muhamad Ridho Anhar (7) yang mengikuti potong rambut gratis ini. Anhar datang ke balai desa diantar oleh sang ibu Siti Sofiyah. Dia duduk di kursi yang berada di samping balai desa. Tubuhnya bagian atas dibalut kain. Tujuannya, agar rambut terpotong tidak langsung menempel ke tubuhnya.

Anhar tidak sendiri. Ada puluhan anak yang melakukan hal serupa. Sementara itu, sejumlah pemuda dari ‘Ansor Barbershop’ sudah siap dengan peralatan seperti sisir, gunting, bedak, serta clipper (alat cukur elektrik).

Tak ada rasa canggung di wajah Anhar ketika clipper yang dipakai oleh salah satu anggota Ansor ‘manari-nari’ di kepalanya. Dalam sekejab, rambut bocah kelas 1 SD yang acak-acakan berubah menjadi rapi.

Namun ketika proses cukur hendak selesai, Anhar merajuk. Kepada tukang cukur, dia meminta rambut model kekinian. Yakni, rambut yang sudah tipis itu diberi ‘pleret’ (garis-garis). Tentu saja, permintaan itu mengundang tawa.

“Rambutnya tidak usah diberi ‘garis-garis’ ya, nanti dimarahi gurunya kalau di sekolah. Model seperti ini saja,” kata Sugeng yang kebagian mencukur rambut Anhar. Bocah kelas 1 SD ini pun menuruti saran tersebut.

Proses cukur selesai, namun Anhar masih mendapat bonus tambahan. Pihak panitia memberinya minyak rambut merk ternama. “Senang sekali. Potong rambut gratis, malah mendapat minyak rambut,” kata Anhar yang didampingi ibunya, Siti Sofiyah.

Bukan hanya anak-anak, sejumlah perangkat desa dan warga juga mengikuti potong rambut gratis di Balai Desa Tambar. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PAC Ansor Jogoroto dan PC Ansor Jombang dalam bakti sosial potong rambut gratis ini,” pungkas Kades Jawahirul. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar