Peristiwa

Berawal dari Medsos, 2 Ekor Anak Kucing Hutan Langka Dievakuasi

Jember (beritajatim.com) – Berawal dari informasi di media sosial Info Warga Jember (IWJ), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jember, Jawa Timur, berhasil menyelamatkan dua ekor anak kucing hutan langka.

Kepala Resor Wilayah 16 BKSDA Wilayah III Jember Budi Harsono mengatakan, begitu mendapat informasi, pihaknya langsung menghubungi orang tersebut. Dari sana diperoleh keterangan, bahwa anak kucing hutan itu ditemukan di salah satu lahan di Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti dalam keadaan diam dan lemah.

“Kami langsung melakukan evakuasi di rumah warga tersebut, kemarin sore, dan membawa dua ekor anakan itu ke kandang transit di Jalan Yos Sudarso,” kata Budi, Senin (26/10/2020).

Rencananya, kesehatan kucing hutan itu akan dipulihkan lebih dulu. “Setelah layak, kami akan minta petunjuk pimpinan akan dilepas di mana. Biasanya akan dilepasliarkan di Kawah Ijen. Dulu pernah di sana. Tapi melihat kondisi dulu,” kata Budi.

Kucing hutan termasuk satwa yang dilindungi undang-undang. Biasanya satwa ini bisa ditemui di Kecamatan Panti, Kecamatan Silo, dan Kecamatan Tempurejo. Lokasi-lokasi tersebut berdekatan dengan hutan rimba. “Satwa itu dikategorikan hampir punah. Populasinya sangat turun,” kata Budi.

Menurut Budi, warga yang sadar terhadap konservasi alam akan menyerahkan kucing hutan kepada BKSDA. “Tapi kalau jiwanya pebisnis, pasti akan dijual. Tahun kemarin ada 20 ekor mau dijual di Bali, tapi ditangkap di Bondowoso,” katanya.[wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar