Peristiwa

Berawal dari Hobi, Rio Yustan Budidaya Ikan Koi dengan Omzet Jutaan

Rio Yustan dengan salah satu Ikan Koi hasil budidayanya. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Budidaya ikan Koi di wilayah Ponorogo belum banyak, insting itulah yang ditangkap oleh Rio Yustan, warga Jalan Semeru Kelurahan Banyudono Ponorogo pada tahun 2017 lalu memantapkan diri sebagai pembudidaya ikan yang berasal dari Jepang tersebut.

Dari usahanya tersebut, kini omzet perbulannya bisa mencapai jutaan rupiah.

“Saya sebenarnya memelihara ikan Koi itu sejak SMP, namun baru beralih menjadi pembudidaya sejak tiga tahun lalu. Alhamdulillah, pintu rezeki baru buat saya,” kata Rio, yang juga merupakan PNS di Kecamatan Ponorogo, Sabtu (3/10/2020).

Saat terjun sebagai pembudidaya ikan Koi, Rio menceritakan modal awal yang Ia keluarkan senilai Rp 25 juta. Selain untuk membeli bibit ikan Koi, uang tersebut digunakannya untuk membuat kolam, filter, pakan, obat-obatan dan peralatan air.

Dia masih ingat untuk membeli bibit, Ia keluarkan uang sebanyak Rp 7 juta untuk membeli 300 ekor ikan Koi dengan panjang kurang lebih 20-30 centimeter.

“Awal-awal itu yang sulit, kan ikan Koi itu rentan penyakit. Nah dulu itu pernah 250 ekor itu mati,” katanya.

Rio Yustan dengan salah satu Ikan Koi hasil budidayanya. (Foto/Endra Dwiono)

Dari situ Dia belajar, budidaya ikan Koi bukan seperti budidaya ikan Lele atau gurame yang hanya butuh makan. Namun, untuk budidaya ikan Koi kuncinya pada pemeliharaan airnya.

 

“Jadi bisa dibilang memelihara ikan Koi itu adalah memelihara airnya bukan ikannya. Bagaimana memelihara kejernihan dan kualitas air yang baik untuk ikan Koi,” katanya.

Rekor penjualan ikan Koi miliknya, kata Rio yakni ikan Koi jenis Kohaku berukuran panjang 60 centimeter. Kala itu ikannya laku terjual senilai Rp 3 juta. Harga tersebut menjadi rekor termahal saat Dia menjual ikan Koi-nya.

Sepengetahuannya harga ikan Koi bisa capai jutaan itu bisanya dilihat dari warna dan ukuran ikan tersebut. Sehingga saat ini Dia terus berupaya memperbaiki warna dan ukuran ikan Koi budidayanya dengan berbagai cara. Salah satunya, melakukan pembenihan dengan dua bibit unggul.

“Dari awalnya cuma hobi, sekarang alhamdulillah bisa menghasilkan tambahan uang belanja,” kata Rio malu-malu sambil menyebutkan omzetnya per bulan sekitar Rp 3 jutaan. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar