Peristiwa

Berawal dari Cluster Hajatan, Dusun Rawa Terate Malang Kini Terisolir

Malang (beritajatim.com) – Dusun Rawa Terate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, kini masuk zona merah Covid-19. Hal itu setelah sebanyak 7 orang warganya, teridentifikasi positif Covid-19 pada Sabtu (19/6/2021) lalu.

Alhasil, karena tidak ingin penyebaran semakin meluas, Satgas Covid-19 Kecamatan Sumbermanjing Wetan pun sepakat untuk melakukan lockdown atau isolasi pada Dusun Rawa Terate.

Kepala Dusun Krajan Tengah Desa Sitiarjo, Sugiono (45) menjelaskan, awal mula teridentifikasinya 7 orang warga Dusun Rowoterate positif Covid-19. Yakni saat Kepala Dusun setempat mengadakan hajatan pada Senin (14/6/2021) lalu.

“Sebelumnya, pada tanggal 12 Juni 2021, waktu persiapan, beberapa warga sudah ada yang mengeluh sakit. Ada yang pusing, mual dan sesak nafas. Akhirnya, pada tanggal 14 Juni 2021, acara kan tetap digelar. Meskipun sudah banyak warga yang mengeluh seperti tanggal 12 Juni tadi,” ungkap Sugiono, Selasa (22/6/2021) siang.

Menurut Sugiono, saat hari H hajatan, yakni pada 14 Juni 2021, warga yang mengeluh sakit tetap datang dan mengikuti hajatan. Sebab, semua warga yang hadir saat itu beranggapan bahwa sakit yang mereka derita adalah sakit biasa. Atau mungkin karena kelelahan. “Warga tidak mengarah bahwa sakit itu gejala Covid-19. Anggapannya, hanya sakit biasa atau karena kelelahan,” tegas Sugiono.

Kemudian beberapa hari setelah hajatan digelar, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat melakukan sampling kepada 6 orang warga yang masih mengeluhkan sakit yang sama. Hingga akhirnya, dari 6 orang tersebut, 7 diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

Hingga saat ini, sejumlah warga Desa Sitiarjo bersama personel TNI-Polri dan Satgas Covid-19 Kecamatan Sumbermanjing Wetan berjaga di setiap pintu masuk menuju Dusun Rowoterate. Hal itu dilakukan untuk membatasi aktifitas warga agar tidak sampai keluar dusun hingga 14 hari ke depan. “Untuk pembatasan, saat ini semua jalan menuju Rowoterate ditutup. Baik jalan utama maupun jalan tikus,” pungkasnya. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar