Peristiwa

Pengakuan Warga Penerima Beras Diduga Plastik:

Beras Ini Dilempar ke Lantai Memantul seperti Karet

Sumenep (beritajatim.com) – Ramai keluhan tentang beras dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diduga berbahan plastik yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berlanjut dengan beredarnya video tentang beras itu.

Dalam video yang dibuat Hairudin, salah seorang warga Desa Pajenangger, yang menerima beras tersebut, diceritakan lengkap mengapa dirinya dan warga penerima lainnya punya kecurigaan bahwa beras yang diterimanya diindikasikan bukan beras seperti biasanya.

“Beras ini terlihat tak seperti biasanya sejak dicuci. Airnya bening. Tidak keruh sama sekali. Padahal biasanya kalau beras dicuci itu kan air cuciannya keruh,” ujar Hairudin.

Selain itu, dalam video berdurasi 2 menit 51 detik itu, juga diceritakan bahwa saat dimasak, beras tetap utuh. Tidak mekar dan tidak pecah. Selain itu, tidak beraroma beras maupun nasi seperti pada umumnya.

“Ketika beras ini dimasak dan sudah jadi nasi, kalau dikepal-kepal bulat kemudian dilemparkan ke lantai, maka nasi itu akan memantul seperti bola karet. Jadi ini betul-betul tidak seperti beras yang biasanya,” ucapnya.

Sementara Kepala Desa Pajennangger, Suhwari mengakui banyaknya keluhan warga tentang beras BPNT yang diduga bercampur bahan plastik tersebut. Karena itu, ia meminta agar para penerima mengumpulkan beras itu ke Balai Desa untuk dikembalikan ke suppliernya.

“Beras yang terdistribusi ditarik kembali dan saya minta dikumpulkan di balai desa. Yang belum didistribusikan, langsung dihentikan pendisribusiannya. Nanti semua beras itu akan kami kembalikan ke suppliernya,” terangnya. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar