Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Bentrok Pesilat di Surabaya, Warung Jadi Sasaran Lemparan Batu

Bekas aksi Tawuran di sekitaran Jalan Basuki Rahmat Kota Surabaya.

Surabaya (beritajatim.com) – Warga kampung Karang Bulak, Genteng, Surabaya menyesalkan aksi kedua perguruan silat di Surabaya yang bentrok di sekitaran Jalan Basuki Rahmat, Minggu (25/09/2022) sekitar pukul 00.30 WIB. Hal itu lantaran warung tempat warga mengais rejeki juga menjadi sasaran lemparan batu.

Dimas salah satu pedagang yang berjualan di sekitar lokasi mengatakan jika tempat di sekitar Hotel Bumi memang sering digunakan untuk nongkrong salah satu perguruan silat. Namun, selama ia berjualan belasan tahun, di lokasi tersebut tidak pernah ada bentrok.

“Ya kita tahunya memang salah satu perguruan silat sering ngopi di sini. Cuman kan kita pedagang. Ga tau kalo ada musuh-musuhan begitu,” ujarnya sambil membereskan meja-mejanya yang berserakan.

Sementara itu, beberapa warga mengatakan jika aksi tawuran tersebut dipicu lantaran ada salah satu perguruan silat yang konvoi. Warga menyayangkan konvoi pesilat tersebut dikawal oleh polisi namun aksi tawuran tidak bisa dicegah.

“Seharusnya begitu kan dibubarkan, sekarang kalo warung kami rusak terus pengunjung ada yang luka gimana?,” ujar warga yang menolak namanya disebutkan.

Dari pantauan beritajatim di lokasi, bekas lemparan batu masih berserakan di lokasi kejadian. Padahal, menurut warga, sekitar lokasi aksi tawuran merupakan tempat yang bersih dari batu-batu.

“Liat sendiri mas, ini daerah Basuki Rahmat dapat dari mana batu sebanyak ini? Kami minta pak polisi untuk mengusut kasus ini agar kejadian serupa tidak terjadi,” tegas Ismail salah satu warga kampung.

Sebelumnya diberitakan oleh Beritajatim.com, Tawuran antar perguruan silat kembali terjadi di Kota Surabaya, Minggu (25/09/2022) sekitar pukul 00.30 WIB. Kali ini, tawuran terjadi di Jalan Basuki Rahmat (depan Hotel Bumi) dan menyebabkan dua orang mengalami luka di kepala lantaran terkena lemparan batu.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim, kejadian bermula ketika kelompok silat berbaju hitam melakukan konvoi dari jalan Urip Sumoharjo ke arah Basuki Rahmat. Saat di depan Hotel Bumi, kelompok yang melakukan konvoi langsung turun dari kendaraan dan menyerang kelompok silat lainnya yang sedang nongkrong.

“Bawa bendera mas tiba-tiba turun dan langsung lempar-lemparan batu. Ada dua orang tadi kena lemparan,” ujar Rio salah satu saksi mata. [ang/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar