Peristiwa

Bentrok Perguruan Silat di Situbondo, Sejumlah Rumah Rusak

Situbondo (beritajatim.com) – Sekelompok massa merusak sejumlah rumah warga di Kabupaten Situbondo. Perusakan itu diduga dilakukan oleh sekelompok oknum perguruan silat, pada Senin (10/8/2020) dini hari.

Sedikitnya, beberapa unit rumah di dua desa dari dua kecamatan menjadi sasaran. Di antaranya rumah di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji dan warga Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran.

Kejadian ini diduga dilandasi oleh dendam dari perguruan silat dan warga. Bentrok mengakibatkan sejumlah warga terluka dan dilarikan ke tempat medis.

Polisi Tangani Kasus Bentrok Perguruan Silat

Sejauh ini, Polres Situbondo telah menangani kasus bentrok antara perguruan silat diduga anggota PSHT dan warga tersebut. Polisi meminta agar warga tetap tenang dan selalu menjaga ketertiban dan keamanan.

Bahkan secara khusus personel keamanan gabungan dilibatkan. Baik TNI-Polri, maupun Pemerintah Daerah mengadakan apel bersama.

“Apel gabungan TNI Polri digelar untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif dan tidak terjadi lagi bentrokan, kejadian ini sudah ditangani Polres dan sedang diselidiki pelakunya “ kata Kapolres Situbondo AKBP Sugandi, Selasa (11/8/2020).

Dalam apel Kapolres menyampaikan, personil TNI Polri akan disiagakan dilokasi kejadian dan juga mendirikan pos pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Pihaknya juga menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Kita akan mendirikan pos pengamanan dan menjamin keamanan serta keselamatan masyarakat,” terangnya.

Usai apel gabungan, Kapolres, Bupati, Dandim 0823 meninjau lokasi kejadian, meilhat kondisi rumah warga yang rusak serta berdialog dengan korban serta warga desa Kayuputih.

Hadir dalam kegiatan apel gabungan, Bupati Situbondo, Dandim 0823 Situbondo, Pejabat Utama Polres, anggota Polres Situbondo dan Kodim 0823 Situbondo, Polsek Mangaran dan Polsek Panji. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar