Peristiwa

Belum Terima Bantuan, Bupati Mojokerto: Lapor, Jangan Coret-coret Balai Dusun

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto menegaskan, jika petugas di lapangan sudah mendata warga terdampak Covid-19 dan saat ini ini sudah mulai penyaluran. Terkait aksi warga di Desa Tampung Rejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang coret-coret fasilitas umum (fasum) akan dilakukan pendalaman.

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, saat ini data terpadu di Kabupaten Mojokerto semua sudah jalan. “Mulai dari bantuan pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), perluasan bahkan ketemu Bantuan Sosial Tunai (BST) dari himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara) dan Kantor Pos semua sudah jalan,” ungkapnya, Selasa (19/5/2020).

Terkait aksi warga tersebut, Bupati mengaku belum tahu yang bersangkutan terdata sebagai warga terdampak Covid-19 atau tidak. Bisa jadi sudah terdata namun bantuan belum cair. Menurutnya, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 akan diselesaikan melalui Dana Desa (DD) dan Bantuan Sosial (bansos) dari pemerintah daerah.

“Kemudian jika masih ada, Jatim juga akan menyisir. Artinya itu akan saya dalami yang nyoret-nyoret itu yang mana. Data yang di TKS (Terpadu Kesejahteraan Sosial, red) atau yang terdampak itu. Saya juga minta bantuan smpy semua waktu itu, kalau ada yang berhak menerima dan belum mendapatkan tolong kami dikasih tahu,” katanya.

Masih kata Bupati, semuanya sudah jalan, DD di beberapa di Kabupaten Mojokerto sudah dibagi. Yang belum masuk data TKS akan disisir lagi. Hingga saat ini, data TKS dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto sebanyak 145 ribu Kepala Keluarga (KK) atau 40 persen dari KK di Kabupaten Mojokerto.

“Tapi hal seperti ini ada saja kealfaan teman-teman atau kami yang belum mendata atau belum cair. Sudah di data tapi belum cair. Semua saya minta mengawasi ini, PWI ada pos pengaduan, di kami juga ada. Pak Jokowi ngomong lapor jika belum dapat bantuan, jangan teriak-teriak di medsos apalagi coret-coret balai dusun, pos kampling. Lapor,” himbahnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar