Peristiwa

Belum Sempat Swab, Satu PDP Sumenep Meninggal, Dimakamkan SOP Covid-19

Sumenep (beritajatim.com) – Salah satu pasien berstatus PDP yang dirawat di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, meninggal dunia, Sabtu (30/05/2020). Pasien berjenis kelamin laki-laki, berusia 41 tahun itu berasal dari Desa Lalangon Kecamatan Manding.

“Pasien tersebut meninggal sebelum di swab. Kalau hasil rapid test nya reaktif. Karena itu, atas persetujuan keluarga, untuk proses pemulasaran jenazah dilakukan sesuai protokol Covid-19,” kata Ketua Tim Kewaspadaan Covid-19 RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Andre Dwi Wahyudi, Sp Paru.

Pasien tersebut awalnya dirawat di RSUD berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) dengan keluhan sesak, batuk, demam. Setelah dilakukan rapid test, hasilnya reaktif. Pasien pun dirawat di ruang isolasi Covid-19 dengan status PDP.

“Hasil rapid testnya reaktif. Dari thorak foto ada keradangan paru. Namun pasien belum sempat di swab karena kondisinya terus memburuk, hingga akhirnya meninggal,” terangnya.

Pasien tersebut merupakan pasien kesembilan di Sumenep yang berstatus PDP. Informasinya, pekerjaan pasien tersebut adalah driver. Namun menurut keluarganya, sudah sekitar 5 bulan tidak pernah keluar kota. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar