Peristiwa

Belum Sempat Dipijat, Warga Magetan Sudah Meninggal Duluan

Olah TKP oleh Polsek Parang di Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Senin (1/2/2021).(Foto/Ade Mas Satrio Gunawan).

Magetan (beritajatim.com) – Yudi (44) seorang pria asal Dusun Ngasinan, Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan ditemukan meninggal dunia di tempat pijat tradisional di Dusun Lempong, Desa Joketro, Senin (1/2/2021) siang.

“Korban Yudi mengaku tidak enak badan dan meminta dikeroki oleh keluarganya, selang tiga hari kondisinya tidak kunjung membaik. Korban, ingin pijat tradisional di rumah mbah Semi,” kata Kapolsek AKP Parang Suyono saat berada di TKP, Senin (1/2/2021).

Lanjutnya, sesampai di lokasi, korban belum sempat dipijat karena mbah Semi masih memandikan suaminya yang sedang sakit. Setelah kembali, mbah Semi dapati korban sesak nafas dan meninggal dunia.

“Korban meningal dunia saat mau pijat, namun belum sempat pijat alami sesak nafas dan meninggal dunia,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan petugas puskesmas Parang, diduga, korban meninggal dunia karena serangan jantung. Namun untuk antisipasi karena ini sedang pandemi, saat ini korban akan dimakamkan secara protokol kesehatan.

“Selanjutnya jenazah akan diurus dan dimakamkan oleh Satgas Covid-19 Magetan secara prokes untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya. [ads/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar