Peristiwa

Belum Ada Lampu Penerangan di Jembatan TBB

Bojonegoro (beritajatim.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro melakukan pemantauan jembatan Terusan Bojonegoro Blora (TBB) yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo, Rabu (6/1/2020).

Hasil temuan dari pemantauan jembatan penghubung Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Blora itu salah satunya belum ada lampu penerangan, sehingga pengendara harus lebih hati-hati. Karena saat malam hari kondisi jembatan gelap.

“Temuan di lokasi saat ini belum ada lampu penerangan, kedua kami sarankan untuk pasang cctv atau lamera pengawas,” ujar Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Luluk Sulistyono.

Jembatan Terusan Bojonegoro Blora itu dibangun di Desa Luwih Haji Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro dan Desa Medalem Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora dengan panjang 220 meter dan lebar 7 meter.

Survei pemetaan wilayah di Jawa Timur dengan Jawa Tengah itu dilakukan oleh Satlantas Polres Bojonegoro bersama dengan Dinas PU wilayah Bojonegoro dan Blora.

Sekadar diketahui, peresmian jembatan TBB dilakukan pada Minggu (3/1/2021) oleh tiga menteri. Masing-masing Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Perhubungan.

Jembatan TBB dibangun dengan masa pelaksanaan sekitar enam bulan sejak Juni dan telah selesai pada akhir Desember 2020. Pembangunannya merupakan prakarsa Pemerintah Daerah Blora dan Bojonegoro dengan nilai kontrak Rp 92 miliar. [lus/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar