Peristiwa

Beli Nasi, Surokim Justru Tabrakan dan Gegar Otak Berat

Petugas saat melakukan evakuasi di Jalan Ngagel Madya, Surabaya, Rabu (24/6/2020).(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Naik motor hendak beli nasi, Surokim (44) justru harus dilarikan ke rumah sakit lantaran kepalanya terbentur aspal di Jalan Ngagel Madya, Surabaya, Rabu (24/6/2020). Surokim ini merupakan korban laka yang terjadi dari benturan dua kendaraan sepeda motor.

Warga Kalijudan X/44 Surabaya itu tersungkur setelah terlibat tabrakan dengan Maya Listyawati (40) warga Banyurip Surabaya.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Faqih mengatakan, korban saat ini tengah dalam penanganan intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Korban juga sudah ditemani keluarga dan kasus laka masih ditangani petugas.

“Korban saat ini jalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya. Awalnya korban melaju seperti biasa tapi ada pengendara menyeberang dan terjadilan benturan laka,” kata Faqih.

Lebih lanjut AKP Faqih menjelaskan, menurut hasil pemeriksaan sementara, korban alami luka berat. Yakni pendarahan di hidung dan cedera kepala berat (CKB) yakni gegar otak berat.

“Informasi tenaga medis, korban mengalami CKB. Korban mengalami pendarahan di hidung dan gegar otak berat,” tambahnya.

Kejadian laka lantas itu melibatkan dua sepeda motor di Jalan Raya Ngagel Madya, Rabu (24/6/2020). Saat itu Surokim yang mengendarai motor Honda Vario hitam bernopol L 3504 EA melaju di lajur utama dari arah utara ke selatan. Sementara kendaraan yang terlibat laka lantas itu dikemudikan oleh Maya (40) warga Banyurip Surabaya. Saat itu, Maya menyebrang dari arah Timur ke Barat mengendarai motor Honda Beat L 4927 FH. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar