Peristiwa

Begini Klenteng Tertua di Gresik Gelar Perayaan Imlek

Pengurus Klenteng Kim Him Kiong Gresik sedang merapikan tempat sembayang menjelang perayaan Imlek

Gresik (beritajatim.com)- Klenteng tertua di Gresik, Kim Hin Kiong, menggelar perayaan berbeda menyambut Tahun baru China ke 2572 atau perayaan Imlek yang jatuh pada Jumat (12/1/2021). Di tengah pandemi Covid-19, klenteng tersebut menggelar perayaan secara sederhana dan difokuskan ke ritual doa tolak balak.

Para jemaah yang datang pun diimbau agar sembayang secara bergiliran. Itupun dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Ketua Klenteng Kim Him Kiong Budi Prastio Tejo menuturkan, Imlek tahun ini difokuskan pada ritual-ritual minta doa.

“Ritual difokuskan pada terimakasih kepada kaisar langit, yang diadakan pada Kamis malam pukul 23.00 WIB,” tuturnya, Kamis (11/02/2021).

Dalam doa tutup tahun itu, kata Budi, hanya diikuti oleh enam pengurus inti Klenteng Kim Him Kiong. “Doa tolak balak ini agar dijauhkan dari mara bahaya dan bencana. Salah satunya memohon agar pandem segera berakhir,” ujarnya.

Ia menambahkan, para jemaah juga diperbolehkan datang untuk melakukan ritual doa. “Kami sudah menghimbau agar melaksanakan secara bergiliran. Dengan mengatur jadwal agar tidak terjadi penumpukan karena masih pandemi Covid-19,” kata Budi.

Diperkirakan ada ratusan jemaah yang datang di Klenteng Kim Him Kiong Gresik. Jumlah tersebut belum termasuk jamaah yang datang dari luar kota mulai dari Surabaya, Tuban, Lamongan dan daerah lainnya.

Budi juga menjelaskan, sebelumnya segala persiapan imlek sudah digelar. Mulai dari ritual menghadap kaisar langit, hingga bersih-bersih tempat ibadah dan mencucikan patung dewa. Agenda puncaknya, ritual tutup tahun yang akan digelar nanti malam.

“Tahun Baru Imlek 2021 ini adalah tahun Kerbau Logam. Shio Kerbau terdiri dari lima elemen yaitu kayu, air, api, tanah, dan logam. Dengan filosofi kerbau tersebut diharapkan menjadi pertanda baik. Sebab, kerbau merupakan simbol binatang yang menjadi teman petani saat bekerja,” tandasnya. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar