Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Begini Faktanya Ketika Berhubungan Intim saat Menstruasi

Foto oleh Nataliya Vaitkevich dari Pexels

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak masyarakat yang bertanya perihal aman tidaknya berhubungan intim ketika sedang masa menstruasi. Sebagian orang percaya hal tersebut sebagai hal yang dilarang atau bahkan dosa jika dilakukan. Namun ada juga yang menganggap sebagai hal yang biasa saja dan lumrah. Tak ayal jika ada beberapa pasangan yang menjadikannya sebagai variasi dalam berhubungan intim.

Terlepas dari ajaran dan kepercayaan setiap individu, sebenarnya berhubungan intim saat menstruasi mempunyai fakta tersendiri jika dilihat dari dunia medis. Meski tidak dilarang secara khusus, namun akan ada saja kemungkinan resiko yang bisa terjadi. Jadi, apapun keputusannya lebih baik dibicarakan bersama pasangan. Adapun berikut ini beberapa faktanya.

 

Meningkatnya resiko terkena penyakit menular

Karena dalam aktivitas berhubungan intim penis bersentuhan dengan darah haid yang keluar, tentu hal ini dapat meningkatkan resiko terkena penyakit menular. Terlebih jika si perempuan mempunyai riwayat sakit yang berhubungan dengan darah. Resiko penularan juga akan lebih besar jika tidak memakai pelindung atau kondom.

 

Infeksi jamur
Pada dasarnya resiko terkena infeksi jamur memang dapat terjadi setiap saat, terlebih jika kurang menjaga kebersihan area kewanitaan. Namun, resiko ini semakin meningkat ketika wanita yang sedang haid melakukan hubungan seks. Hal tersebut disebabkan karena adanya perubahan kadar pH. Meningkatnya kadar keasaman vagina ketika menstruasi, tak ayal jika dapat memicu infeksi jamur hingga menularkannya lewat hubungan seks.

 

Kehamilan
Banyak sekali yang bertanya-tanya, apakah berhubungan seks ketika sedang menstruasi dapat membuat wanita hamil? Secara medis berhubungan seks tanpa pengaman dapat membuat wanita hamil, bahkan ketika sedang haid sekalipun. Hal ini karena sperma bisa bertahan tiga hingga tujuh hari di dalam rahim, jadi mungkin saja ovulasinya terjadi beberapa hari setelah haid.

 

Selain memiliki beragam resiko, ternyata ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa berhubungan seks saat menstruasi memiliki manfaat, beberapa di antaranya ialah sebagai berikut.

 

Meredakan keluhan saat menstruasi
Kebanyakan wanita biasanya mengeluhkan kram, nyeri, hingga sakit kepala ketika sedang haid. Tak ayal jika aktivitas hubungan intim diharapkan dapat meredakan keluhan tersebut. Hal ini bisa saja terjadi, terlebih ketika sudah mencapai puncak orgasme. Karena ada saat itulah si wanita akan memicu hormon yang dapat membuat perasaan jadi senang sekaligus mengurangi rasa nyeri.

 

Mengurangi stres
Selain keluhan seputar fisik, para wanita juga kerap mengalami mood yang tidak baik ketika menstruasi, seperti mudah emosi, sedih, hingga stres. Jadi, dengan keluhan psikis yang terjadi tersebut tak ayal jika beberapa orang memilih berhubungan seks dengan harapan dapat mengurangi kondisi stres tersebut.

 

Menstruasi jadi cepat selesai
Berhubungan intim ketika masa menstruasi juga dapat membuat darah berhenti lebih cepat. Hal ini karena aktivitas tersebut dapat merangsang pelepasan dinding rahim dan kontraksi otot dinding rahim. Sehingga darah haid dan sel telur yang tidak dibuahi lebih cepat keluar. [fyi/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar