Peristiwa

Begini Cara Baznaz Tuban Kumpulkan Zakat di Tengah Pandemi Corona

Tuban (beritajatim.com) – Meski di tengah pandemi virus corona, tak menyurutkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban dalam mengumpulkan zakat pada bulan Ramadan ini.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, dalam pengumpulan zakat petugas harus menggunakan protokol kesehatan. Setiap pemberi zakat yang bertemu fisik dengan penerima diharuskan memenuhi protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker dan tidak bergerombol.

Untuk memaksimalkan perolehan zakat di masa pandemi Covid-19, Baznas Kabupaten Tuban menerjunkan personil untuk menjemput zakat, infaq, dan sodaqoh pada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Masjid di kecamatan yang tersebar di wilayah Tuban.

Beberapa kecamatan yang telah didatangi tim Baznas diantaranya UPZ Masjid di Kecamatan Bancar, Tambakboyo, Kerek, Merakurak, Tuban, Semanding, dan Kecamatan Soko. Semua yang terlibat dalam serah terima zakat harus mengikuti protokol kesehatan.

“Kami juga turun untuk menjemput zakat. Tujuannya agar segera bisa disalurkan mengingat saat ini masyarakat yang terdampak Covid-19 sangat membutuhkan,” terang Eko Julianto, selaku Sekretaris Baznas Kabupaten Tuban, Rabu (29//4/2020).

Eko Julianto menambahkan, dalam proses pengumpulan zakat di bulan Ramadan ini selain dengan cara memungut ke kecamatan, cara pengumpulannya juga dilakukan melalui transfer bank. Sehingga hal itu merupakan langkah mempermudah dalam pengumpulan zakat.

Berdasarkan pengumpulan zakat pada 2019, Baznas Tuban bisa mengumpulkan total zakat sebesar Rp 11,5 miliar. Perolehan pengumpulan zakat hingga belasan miliar tersebut membawa Baznas Tuban memperoleh penerimaan zakat tertingi di Jawa Timur.

“Kami terus berupaya agar kewajiban zakat dapat ditunaikan dengan tetap mematuhi anjuran dari pemerintah,” pungkasnya. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar