Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Beberapa Jenis Obat di Kabupaten Mojokerto Kosong, Namun Harga Masih Stabil

Mojokerto (Beritajatim.com) – Operasi pasar terkait ketersediaan obat dan alat kesehatan (alkes) digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto di sejumlah apotek dan toko alkes di wilayah Kabupaten Mojokerto. Hasilnya, meski sejumlah obat seperti Azitromycin 500 mg di apotek kosong namun harga masih stabil.

Operasi gabungan yang digelar bersama Satreskrim Polres Mojokerto, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan operasi pasar di sejumlah apotek dan toko alkes. Diantaranya Apotek Teratai di Jalan Wijaya Kusuma Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Di sini, petugas mendapati stok oksigen dalam kondisi kosong dan beberapa jenis vitamin kosong. Terakhir pemilik melakukan order oksigen pada bulan Juni 2021 lalu sebanyak 100 tabung, namun hanya dikirim sebanyak 50 tabung. Meski sempat stok menipis, namun tidak terjadi lonjakan harga.

Sementara untuk obat yang kosong yakni Azytromycin 500 mg, Oseltamivir 75 mg dan Ivermetin 12 mg. Tim kemudian mendatangi toko obat Kimia Farma Apotek di Jalan Brawijaya Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Setidaknya lima obat di apotek ini habis.

Yakni Vavipiraver 200 mg, Remdesifir 100 mg, Oseltamivir 75 mg, Azitromycin 500 mg dan Ivermetin 12. Tim kemudian melanjutkan operasi pasar di Viva Apotek Airlangga di Jalan Airlangga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Ada enam jenis obat di apotek tersebut kosong.


Yakni Vavipiraver 200 mg, Remdesifir 100 mg harga, Oseltamivir 75 mg, Azitromycin 500 mg, Ivermetin 12 mg dan Tozilizumab 400 mg/vial. Meski sejumlah obat kosong, namun tidak ditemukan indikasi pelanggaran hukum. Seperti penimbunan maupun permainan harga dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tersebut.

Kepala Kejari Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono mengatakan, operasi pasar digelar untuk melihat ketersediaan obat dan alkes. “Dari hasil operasi pasar, di Kabupaten Mojokerto dalam pandemi Covid-19 PPKM Darurat situasi masih kondusif. Ketersediaan obat dan vitamin ready,” ungkapnya, Minggu (18/7/2021).

Sementara, msih kata Kajari, stok oksigen di toko alkes yang ada di Kabupaten Mojokerto terbatas. Namun toko obat maupun alkes bekerja sama dengan PT Samator di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan oksigen sehingga kebutuhan oksigen untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto masih bisa terpenuhi.

“Hanya terkait beberapa obat sudah agak menipis, bahkan ada yang habis. Seperti Azitromycin 500 mg dan beberapa vitamin lainnya. Terkait harga, belum ada lonjakan. Harga masih stagnan, kalau toh naik hanya Rp2 ribu. Saya pikir masih wajar, artinya tindak pidana dalam kita melakukan operasi pasar kali ini belum ditemukan indikasi terkait pelanggaran hukum,” katanya.

Seperti ada penimbunan baik obat, vitamin dan oksigen. Termasuk harga melonjak atau melebihi dari Harga Eceran Tertinggi (HET). Pihaknya akan terus melakukan operasi pasar, pihaknya tak segan-segan untuk menindak jika ada pelanggaran hukum seperti penimbunan maupun permainan harga.

“Alhamdulillah Kabupaten Mojokerto terkait ketersediaan obat, vitamin dan oksigen masih kondusif, masih dalam batas aturan yang ada. Kejari Kabupaten Mojokerto akan senantiasa, siap selalu mendukung progran pemerintah PPKM Darurat. Semoga Covid-19 dapat segera berakhir,” tegasnya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar