Peristiwa

Bea Cukai dan Laznas LMI Kolaborasi Bagikan Kaleng Kornet dan Rendang Bagi Masyarakat Terdampak Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia 6 bulan belakangan ini memberi dampak yang cukup siginifikan bagi keberlangsungan ekonomi di Indonesia. Menjaga ketahanan pangan menjadi hal utama yang harus diperhatikan pemerintah, terutama saat pandemi covid-19 seperti saat ini.

Kepastian pasokan makanan bagi masyarakat tak terelakan lagi di samping kebutuhan lain. Hal ini selayaknya disadari oleh pengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) yang mengalokasikan bantuan yang dihimpunnya untuk sektor tersebut.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak bergerak cepat. Bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga manajemen Infaq (laznas LMI), KPPBC TMP Tanjung Perak melakukan pengadaan kaleng kornet dan rendang.

“Saat Pandemi Covid-19 ini salah satu yang terpenting adalah memperkuat ketahanan pangan. Kebutuhan pangan masyarakat semakin banyak, namun pendapatan semakin berkurang. Kami melakukan pengadaan kaleng kornet dan rendang untuk membantu masyarakat, khususnya di beberapa kecamatan di Surabaya,” ujar Harwan Ony Prasetyanto selaku Pemeriksa Fungsional Dokumen KPPBC TMP Tanjung Perak

Ony, sapaan akrabnya, mengatakan setelah pengadaan kaleng kornet dan rendang ini akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami akan langsung membagikan kepada masyarakat sekitar kantor, para yatim, dhuafa, dan masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19,” tambahnya.

Senada hal itu, Guritno, selaku Direktur Program, Pendistribusian dan Pemberdayaan Laznas LMI, mendukung langkah KPPCBC TMP Tanjung Perak karena sejalan dengan Laznas LMI.

“Saat ini membantu masyarakat dalam hal ketahanan pangan sangat penting artinya. Banyak masyarakat yang membutuhkan. Terlebih para yatim, dhuafa, dan masyarakat yang terdampak Covid-19. Kami berharap apa yang dilakukan KPPCBC TMP Tanjung Perak yang berkolaborasi dengan Laznas LMI bisa membantu masyarakat,” katanya.

“Semoga langkah ini tidak berhenti sampai sini, harus banyak lagi kantor maupun instansi yang melakukan hal serupa, membantu masyarakat dalam bidang ketahanan pangan. Gerak cepat itulah yang diperlukan masyarakat saat ini.” pungkasnya.(adg/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar