Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Bawa Peralatan Seadanya, Polisi di Gresik Tambal Jalan Berlubang

Gresik (beritajatim.com)– Tugas anggota Polri tidak hanya sebagai aparat penegak hukum. Namun, ada juga sisi lainnya, yakni terkait misi sosial. Seperti yang dilakukan dua anggota Polsek Manyar, Gresik. Dengan membawa peralatan seadanya rela menambal jalan berlubang di jembatan Desa Sukomulyo.

Penambalan menggunakan material cor semen ini bertujuan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang. Jembatan yang berada di Desa Sukomulyo terletak di tengah kawasan industri Kota Gresik. Truk bertonase besar, kendaraan roda empat maupun roda dua, setiap harinya melintasi jembatan tersebut.

Jalan berlubang banyak dikeluhkan oleh pengguna jalan. Padahal, kerusakan tersebut sudah dilaporkan ke pihak yang berwenang. Namun, hingga kini belum ada respon atau tindakan.

Meski bukan dari instansi yang menangani perbaikan jalan. Kedua anggota Polri yakni Aiptu Rozi dan Bripka Hadi Supriyanto mengaduk material pasir, batu koral dan semen di atas gerobak roda tiga dengan menggunakan cangkul.

Aparat penegak hukum itu, membawa cor semen ke tengah jembatan untuk menutup lubang mengangah berukuran lebar 15 centi meter dan panjang 3 meter yang membujur di bahu jembatan. Aksi Polisi berpakaian dinas sambil membawa alat pertukangan ini menarik perhatian pengguna jalan yang tengah melintas.

Yudhi Dwi (29) warga Perum PPS Manyar Gresik menuturkan, dirinya mengapresiasi petugas yang menambal jalan berlubang itu. “Jalan berlubang membahayakan keselamatan,” ujarnya, Jumat (4/02/2022).

Kapolres Gresik AKBP M. Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan jalan berlubang berpotensi membawa petaka bagi pengguna jalan yang melintas. Khususnya pengendara roda dua. “Saya perintahkan anggota untuk melakukan penambalan sementara. Aspal jalan sudah banyak yang berlubang besar, sehingga menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar