Peristiwa

Bau Tak Sedap TPS di Blok l Pergudangan Safe N Lock Sidoarjo Timbulkan Komplain

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sejumlah perusahaan mengeluhkan keberadaan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang belum diangkut di Blok l Komplek Pergudangan Safe N’ Lock Jalan Lingkar Timur Rangkah Sidoarjo.

Titin Devi, General Affair PT. Mandala Cahaya Sentosa mengatakan aroma bau tidak sedap tersebut sudah tercium beberapa bulan ini. Perusahaannya yang bergerak di bidang produksi, makanan dan minuman ringan, merasa terganggu.

“Jika ada polusi udara atau bau tak sedap dari TPS yang tak jauh dari pabrik, maka kami takut mencemari industri kami yang notabene industri makanan,” katanya, Kamis (29/10/2020).

Titin mengaku jika dulu TPS tersebut tidak bau karena hanya sampah kering. Tetapi saat ini TPS tersebut dibuangi limbah basah dari sejumlah pabrik, sehingga menimbulkan bau tak sedap.

“TPS itu peruntukannya untuk sampah kering. Kami merasa terganggu bau tidak sedap dari TPS tersebut. Kami khawatir kualitas produksi kita terkontaminasi bau tak sedap ini,” keluhnya.

Pihaknya sudah melaporkan keluhannya ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo. Pihak DLHK menjawab “pihak Safe N Lock sudah mempunyai Siteplant TPS” itu saja.

Lanjut Tirin, seharusnya DLHK melihat langsung ke lokasi TPS terkait laporan kami itu, benar atau tidaknya ada bau tak sedap yang ditimbulkan oleh TPS itu.

“TPS ini hanya 10 meteran dari pusat industri kami. Dulu katanya TPS ini hanya untuk sampah kering seperti kardus dan plastik. Tapi setelah hampir 1 tahun berjalan, di TPS ada limbah kepala udang, ikan dan sebagainya yang mengakibatkan bau tak sedap,” urainya.

Titin berharap pihak Safe N Lock dan DLHK Sidoarjo mengevaluasi keberadaan TPS itu, serta memperhati- kan kreteria yang ada sesuai dengan undang undang kesehatan. “Kami berharap tidak adalagi polusi bau yang ditimbulkan dari TPS tersebut,” harap Titin.

Kepala DLHK Sigit Setiawan Sigit Setyawan menegaskan, terkait TPS yang menimbulkan bau tidak sedap di kawasan pergudangan Safe and Lock, DLHK akan segera menghubungi pihak pengelola pergudangan Safe N Lock terkait adanya TPS yang dikeluhkan tersebut. “Sesuai Perda 6/2012 tentang pengelolaan sampah, maka pengelola kawasan Safe N Lock ini berkewajiban menyediakan TPS untuk pengelolaan sampah di kawasan tersebut,” paparnya.

Sementara itu Markus Sekertaris Safe N Lock mengatakan akan melakukan evaluasi dari hilir ke hulu untuk memastikan bahaya dari polusi udara yang diduga dari TPS tersebut.

Dirinya juga menyampaikan akan memberikan sosialisasi pada vendor pengelolah sampah untuk memilah sampah basah dan kering. “Kedepannya kami akan segera adakan sosialisasi bagi para perusahaan dan vendor pengelolah sampah, serta akan segara membangun penutup atau cerobong untuk TPS tersebut agar tak menimbulkan bau,” tandasnya kepada wartawan. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar