Peristiwa

Batuk dan Sesak Napas, Warga Bojonegoro Meninggal di Ruang Isolasi

Foto ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Satu orang yang sebelumnya dinyatakan Pasien dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau Covid-19 akhirnya meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia itu sempat mendapat perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Thomas Djaja membenarkan. Pasien asal Desa Penganten Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro itu mulai demam sejak Sabtu (21/3/2020) dan diperiksakan ke tenaga medis terdekat.

Periksa pertama pasien diberi obat dengan catatan jika selama empat hari masih demam agar dilakukan cek laboratorium.

Kemudian pada Rabu (25/3/2020) pasien masih merasa demam sehingga memeriksakan diri ke klinik terdekat. Saat melakukan opname di klinik, pasien mengeluhkan batuk dan sesak. Hasil cek laborat, menunjukkan trombosit 146 ribu dan didiagnosa gejala demam berdarah.

Kemudian pada Kamis (26/3/2020) malam dokter klinik visit dan pasien dirujuk ke RSUD. Setelah di RSUD Bojonegoro pasien dirawat di ruang isolasi dengan ditambahi pemeriksaan Rontgen Thorax.

Pada Sabtu (28/3/2020) sekitar pukul 07.00 WIB pasien gagal nafas dan dinyatakan meninggal dunia. “Sempat dirawat di ruang isolasi dan meninggal dunia,” kata dr Thomas.

Wafatnya pasien ini meninggalkan istri dan anaknya berusia empat tahun. Pihak keluarga yang ditinggalkan kini sudah mendapat pendampingan dari team penanganan Covid-19 Bojonegoro sejak Jumat.

Sementara gugus tugas penanganan Covid-19 di Bojonegoro dr Wenny Diah belum memberi keterangan kepada reporter beritajatim.com hingga berita ini ditulis. Sehingga masih butuh konfirmasi lebih lanjut yang akan dikirim selanjutnya untuk melengkapi data tersebut. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar