Peristiwa

Basarnas Terjunkan 4 SRU Cari Korban Tenggelam di Sungai Pikatan Mojokerto

Basarnas mencari korban tenggelam di Sungai Pikatan di Dusun Kedung Rupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Basarnas diterjunkan ke lokasi seorang pemuda tenggelam di Sungai Pikatan di Dusun Kedung Rupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Empat SRU (Search and Rescue Unit) dibentuk untuk mencari korban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, Tim Basarnas melakukan Opsar untuk mencari korban tenggelam, Achmad Saiifi (sebelumya, Muhammad Safii).

“Operasi digelar sejak pukul 07.00 WIB karena korban yang merupakan pemuda asal Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto ini belum ditemukan. TRC BPBD Kabupaten Mojokerto juga berada di lokasi,” ungkapnya, Sabtu (27/3/2021).

Basarnas mencari korban tenggelam di Sungai Pikatan di Dusun Kedung Rupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]
Sementara itu, Koordinator Basarnas Surabaya, Ainul Makhdin mengatakan, korban sempat terbawa arus hingga 300 meter dari titik awal korban jatuh setelah terpeleset. Dalam proses pencarian, tim terkendala arus yang jeram dan banyak bebatuan di lokasi korban tenggelam.

“Kedalaman titik korban tenggelam sekitar 4 sampai 7 meter. Tim saat ini sedang melakukan proses pencarian dengan pembagian 4 SRU. SRU air terdiri dari 3 tim dan SRU dalam 1 tim. SRU yang pertama kita lakukan pencarian dengan perahu SR,” jelasnya.

Sementara SRU yang lain menggunakan perahu rafting untuk melakukan penyisiran. Masih kata Ainul, tim akan melakukan penyisiran mulai dari titik awal korban jatuh hingga radius 3,5 KM atau sampai DAM Penewon. Selain itu, tim juga melakukan pencarian dari jalur darat. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar