Peristiwa

Banyuwangi Cetak Pemain Berbakat Lewat Liga Pelajar Indonesia

Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi menggelar Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2019 cabang olahraga sepakbola. Tujuan kegiatan ini, memberi kesempatan bagi para pelajar untuk mengembangkan bakatnya mengolah si kulit bundar.

Selain itu melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, kegiatan ini juga sekaligus menjadi proses pembinaan generasi muda.

“Liga Pelajar Indonesia ini proyeksinya untuk pembinaan. Dimana, Dispora Banyuwangi melakukab pembinaan yang proyeksinya untuk jenjang prestasi,” jelas Kasi Pengembangan dan Pembinaan Dispora Banyuwangi, Ahmad Yani, Kamis (22/8/2019).

LPI 2019 ini, kata Yani, diikuti sebanyak 52 tim. Terbagai dari berbagai jenjang mulai dari tingkat sekolah SD, SMP dan SMA.

“Yang jelas untuk jenjang SMA kelahiran 2003, proyeksinya untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Jawa Timur. Sementara untuk tingkat SD dan SMP murni untuk pembinaan,” ungkapnya.

Sistem pertandingan LPI ini merupakan gugur murni. Artinya hanya ada satu pemenang setiap pertandingan.

“Yang jelas, yang menang otomatis lolos ke babak selanjutnya. Karena kita estimasi waktu dan jarak setiap pertandingan. Apalagi anak-anak ini juga harus mengenyang pelajaran di sekolah juga,” terang Ahmad Yani yang juga Penyelenggara LPI Banyuwangi 2019 ini.

Hasil dari LPI ini telah terbukti banyak melahirkan pemain-pemain sepakbola berbakat di Bumi Blambangan. Mereka banyak menghuni berbagai tim sepakbola di Banyuwangi maupun luar daerah.

“LPI tahun kemarin, kini banyak yang memperkuat tim seperti Persewangi dan Banyuwangi Putra yang berkompetisi di Liga 3. Ada pula yang kini berkarir di luar daerah,” pungkasnya.

Di pertandingan pertama mempertemukan antara SMK PGRI 1 Banyuwangi dengan SMAN 1 Tegaldlimo berakhir 1-6, pertandingan kedua SMAN Rogojampi 0 – 1 SMA Muhammadiyah 2 Genteng. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar