Peristiwa

Bantuan untuk Korban Banjir Jombang Terus Mengalir

Petugas mencatat bantuan yang masuk ke posko utama di Kantor Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Senin (8/2/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Bantuan dari berbagai pihak untuk korban banjir di sejumlah desa Kecamatan Bandar Kedungmulyo terus mengalir. Hal itu terlihat hilir mudikan pengirim bantuan di posko utama kantor Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Mereka rata-rata datang menggunakan mobil. Kemudian menyerahkan bantuan di posko tersebut. Dari situ, bantuan kemudian didistribusikan untuk korban banjir yang tersebar di berbagai titik. Bantuan yang mengalir itu berbagai jenis.

Diantaranya, kebutuhan bayi dan lansia, air mineral, beras, baju layak pakai, obat-obatan, serta logistik lainnya. Bahkan ada juga yang mengirimkan tiga pikap makanan ternak, yakni tanaman jagung muda. Bantuan tersebut berjajar di pendapa Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Setelah dilakukan pendataan, beragam logistik itu dikirim ke sejumlah dusun yang dilanda banjir. “Ada juga yang membantu peralatan kebersihan, seperti sapu dan alat pel. Karena di Desa Gondangmanis banjirnya sudah surut. Warga mulai bersih-bersih rumah,” kata Agus Pribadi, petugas pencatat bantuan di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Selasa (9/2/2021).

Agus mengatakan, jumlah orang/lembaga pengirim bantuan bervariasi. Namun puncaknya pada Sabtu (6/2/2021). “Di catatan kami, pada Sabtu kemarin sebanyak 100 lebih pengirim bantuan, baik perorangan maupun lembaga,” sambung Agus.

Selanjutnya pada Minggu (7/2/2021) tercatat 63 pengirim bantuan. Mereka datang dari Jombang dan luar Jombang. Jenis bantuannya juga bervariasi. “Untuk Senin kemarin belum kita rekap. Tapi semuanya sudah tercatat. Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak,” ungkapnya.

Deretan tenda darurat di sepanjang tanggul Sungai Brantas yang digunakan tidur pengungsi, Minggu (7/2/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]
Jumlah pengirim bantuan itu dipastikan lebih banyak. Karena selain di posko utama, juga terdapat posko di sejumlah desa yang dilanda banjir. Ada juga posko di titik pengungsian. Bahkan ada pula penyumbang yang langsung menyerahkan bantuan mereka ke korban banjir.

Seperti diberitakan, banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo disebabkan beberapa titik tanggul jebol. Diantaranya, tanggul Sungai Avur di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo jebol di dua titik. Yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter. Tanggul tersebut jebol pada Kamis (4/2/2021) sekitar jam tiga dini hari.

Kemudian di Dusun Kedunggabus. Tanggul yang jebol di dusun tersebut sepanjang 10 meter. Sementara di Desa Gondangmanis tanggul jebol seluas 20 meter. Tepatnya di Dusun Prayungan. Lagi-lagi, air tersebut masuk area persawahan.

Juga di Desa Brangkal, tanggul Sungai Avur jebool di dua titik. Masing-masing sepanjang 10 dan 7 meter. Jebolnya tanggul ini sekitar pukul setengah enam pagi. Pada Sabtu (6/2/2021), banjir di Dusun Manisrenggo, Gondangmanis mulai surut.

Namun muncul lagi banjir baru di dua desa lainnya. Yakni Desa Pucangsimo dan Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Banjir di Bandar Kedungmulyo ini cukup parah. Ketinggian air mencapai 2 meter. Ribuan warga meninggalkan rumah untuk mengungsi. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar