Peristiwa

Bantu Warga Terdampak Pandemi, Gereja Victory Community Church Bedah Rumah Warga

Surabaya (beritajatim.com) – Hampir dua tahun pandemi menimpa berbagai wilayah di Indonesia, tak terkecuali Surabaya. Uluran tangan saling membantu sesama kerap kali dilakukan oleh masyarakat yang mampu.

Salah satunya dari para jemaat Gereja Victory Community Church Surabaya tengah aktif membuat trobosan kemanusiaan dengan merenovasi beberapa rumah masyarakat tidak mampu. Renovasi lewat program bedah rumah.

Gembala Sidang Gereja Victory Community Chruch Surabaya Herman Santoso mengatakan, tahun ini, lebih dari lima titik rumah di Surabaya yang dibenahi dengan pembangunan yang layak untuk dihuni.

Baginya bukan hanya jumlah rumah yang dibangun namun manfaatnya yang bakal ditambah, seperti halnya kualitas rumah yang dibangun.

“Rumah maysrakat kurang mampu yang kami bantu renovasinya tak hanya harus layak huni. Tapi juga harus memenuhi standa, tembok kokoh,pencahayaan.jendela toilet, udara serta pencahayaan rumah tersebut,” kata Gembala Sidang Gereja Victory Community Chruch Surabaya Herman Santoso.

Program ini dilakukan dengan merenovasi rumah warga tidak mampu sesuai usualan dan masukan dari masyarakat dan anggota gereja. Tujuannya, mengembalikan fungsi dan kualitas tempat tinggal tidak mampu dengan layak.

“Karena biasanya setelah teejun di beberapa titik rumah tidak ini ukurannya beragam. Tidak semua rumah dihuni hanya satu keluarga saja. Ada satu rumah yang isinya sampai banyak keluarga. Tentu, nilai perbaikannya bebeda-beda,” Gembala Sidang Gereja Victory Community, Chruch Surabaya Herman Santoso.

Tahun ini menarget membedah beberapa rumah tidak layak huni. Hingga pertengahan tahun ini, sudah hampir separuhnya sudah digarap. Herman Santoso mengimbau kepada semua anggota dan masyarakat agar aktif dalam menjalin sinergi untuk menyukseskan program bedah rumah.

“Tidak ada target khusus,jika ada dana perbulan kami ingin ada 1 rumah,sekarang yang sedang berproses bedah rumah sudah berjalan dua kali. Yaitu di Jalan Simorejo dan Jalan Endrosono,”Tandasnya. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar