Peristiwa

Bantu Masyarakat, Sejumlah Komunitas Distribusikan Air Bersih Gratis

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah komunitas di Kabupaten Pamekasan ikut serta membantu masyarakat dalam rangka aksi sosial pendistribusian air bersih gratis bagi warga terdampak kekeringan yang tersebar di berbagai wilayah setempat.

Salah satunya dilakukan komunitas yang tergabung dalam Alumni SMP Negeri 1 Pamekasan Tahun 90. Komunitas ini terbilang sangat intens melakukan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak. Di antaranya pendistribusian air bersih di wilayah Pademawu.

“Kegiatan ini dalam rangka aksi sosial demi membantu meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan akibat musim kemarau, khususnya mereka sangat membutuhkan bantuan air bersih,” kata salah satu Alumni SMP Negeri 1 Pamekasan Tahun 90, Khoirus Soleh, Minggu (4/10/2020).

Aksi sosial pendistribusian air bersih gratis tersebut merupakan inisiatif sekaligus sumbangsih rill dari komunitas alumni. Tujuannya untuk membantu beban masyarakat yang tengah kekurangan air bersih.

“Pendistribusian air bersih ini memang sering kita lakukan di saat musim kemarau, kami bersama teman-teman memiliki komitmen yang sama untuk bersama membantu masyarakat yang membutuhkan melalui kegiatan sosial,” ungkap pria yang akrab disapa Khoirus ini.

Selain itu pihaknya juga mengajak masyarakat agar selalu bijak menggunakan dan memanfaatkan air bersih, terlebih saat ini tengah dalam musim kemarau. “Mari kita bersama menjaga kelestarian alam dan bijak dalam menggunakan sumber daya air,” ajaknya.

Sebelumnya kegiatan serupa juga dilakukan okeh komunitas wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) bersama komunitas Master Max. Mereka mendistribusikan air bersih gratis bagi warga terdampak di wilayah Tlanakan.

Sementara pemerintah kabupaten (pemkab) Pamekasan juga sudah melakukan aksi serupa dengan menerjunkan sejumlah personil lengkap dengan mobil tangki yang digerakkan ke berbagai titik kekeringan di wilayah setempat. Termasuk memfasilitasi dengan fasilitas sumur bor di sejumlah titik berbeda.

Berdasar update data Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, titik kekeringan di Pamekasan tersebar di 311 dusun dari 77 desa berbeda yang berada di 11 kecamatan. Sedangkan akhir kemarau diprediksi pada penghujung Oktober 2020. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar