Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Bantah Pakai Joki, Wushu Kota Pasuruan Akui Kirim 10 Atlet yang Berbeda

Pasuruan (beritajatim.com) – Setelah menerima surat diskualifikasi terhadap 10 atlet, Manajer Cabor Wushu Kota Pasuruan Achsan Halim angkat bicara. Achsan mengakui kesalahannya dan menerima keputusan diskualifikasi terhadap 10 atletnya.

Achsan juga mengatakan bahwa 10 atlet tersebut memang tidak sesuai dengan data yang diterima oleh panitia. Dirinya juga sengaja mengirim orang lain untuk bisa memenangkan pertandingan.

“Kemarin waktu kita di-dis itu karena memang atlet kita tidak sesuai dengan data. Namun kesepuluh atlet itu bukan joki,” ujar Achsan.

Achsan berdalih keputusannya untuk mengirimkan 10 atlet wushu yang belum terdaftar itu karena terpaksa. Dia beralasan jika banyak atletnya yang mendadak mengundurkan diri karena kurangnya persiapan.

Achsan beranggapan jika minimnya persiapan atlet tidak terlepas dari kurangnya peran dari KONI Kota Pasuruan dalam melakukan pembinaan cabor yang akan dikirim ke Porprov Jatim.

“Minimnya persiapan ini dasarnya dari KONI tidak mengadakan puslatcab, tidak ada pemantapan dan verifikasi atlet yang berangkat ke Porprov. Cabor jadi bingung, jadi berangkat apa tidak, ” ungkapnya.

Paska dicoretnya 10 atlet dari daftar peserta, kekuatan kontingen cabor wushu Kota Pasuruan hanya menyisakan 6 atlet. Achsan mengungkapkan dari 6 atlet tersebut, dua di antaranya sudah lolos ke semifinal. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar